Kepolisian Daerah Riau menegaskan komitmen tanpa kompromi terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing ,pilarfakta.id – Kepolisian Daerah Riau menegaskan komitmen tanpa kompromi terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Langkah tegas ini merupakan bagian dari kebijakan “Zero PETI” yang terus digencarkan demi melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakapolda Riau, Hengky Haryadi dalam konferensi pers yang digelar di PT KTBM, Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (23/4/2026) siang.

Dalam paparannya, Wakapolda menyebutkan bahwa sepanjang Januari 2025 hingga April 2026, aparat telah berhasil mengungkap 29 kasus PETI dengan total 43 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 perkara telah dilimpahkan ke jaksa (tahap II), sementara 7 kasus lainnya masih dalam proses penyidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain penindakan hukum, aparat juga melakukan pemusnahan besar-besaran terhadap sarana tambang ilegal di 210 lokasi. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 1.167 unit rakit, 117 mesin sedot, 53 mesin robin, 10 kompresor, serta berbagai peralatan pendukung lainnya. Penindakan turut menyasar rantai distribusi, termasuk pengungkapan dua kasus penyalahgunaan BBM subsidi dengan barang bukti sekitar 4,5 ton solar dan dua tersangka.

Baca Juga:  Polres Jember Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Sambut Perayaan Natal

Wakapolda juga menegaskan bahwa penanganan PETI tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga bertujuan menyelamatkan lingkungan dan masyarakat.

Aktivitas PETI diketahui telah menyebabkan kerusakan serius, khususnya di aliran Sungai Kuantan, dengan tingkat pencemaran merkuri yang melebihi ambang batas aman. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius, mulai dari gangguan saraf hingga risiko stunting pada anak.

“Penanganan PETI dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan green policing, yang menggabungkan penegakan hukum dengan langkah preventif dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Wakapolda.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Polda Riau juga menggandeng masyarakat dengan membentuk kelompok pemuda lokal, Dubalang Kuantan, yang turut berperan dalam pengawasan di lapangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nilai-nilai adat sangat efektif untuk memperkuat kesadaran kolektif agar warga berhenti merusak alam. Dalam norma adat setempat
Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Latihan Pemadaman Kebakaran Bersama Tim Damkar
Kompolnas Lakukan Pengawasan Seleksi Penerimaan Polri di Jambi, Pastikan Proses Transparan dan Akuntabel
Bupati Humbahas Audiensi dengan Kepala BPPSDMP Kementan RI, Bahas Penguatan Sektor Pertanian dan Dukungan Swasembada Pangan
Bupati Humbahas Buka FGD Penguatan Ketahanan Air Menuju Desa Mandiri dan Produktif
Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Adminduk
Rapat DPRD Humbahas Terkesan Menutup Akses Peliputan Bagi Wartawan, Jawabannya Hanya Singkat “GAS”
Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan HBP Ke-62 Rutan kelas satu Labuhan Deli Menggelar Kegiatan Fashion Show
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:55 WIB

Nilai-nilai adat sangat efektif untuk memperkuat kesadaran kolektif agar warga berhenti merusak alam. Dalam norma adat setempat

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Latihan Pemadaman Kebakaran Bersama Tim Damkar

Kamis, 23 April 2026 - 10:53 WIB

Kompolnas Lakukan Pengawasan Seleksi Penerimaan Polri di Jambi, Pastikan Proses Transparan dan Akuntabel

Kamis, 23 April 2026 - 10:00 WIB

Bupati Humbahas Audiensi dengan Kepala BPPSDMP Kementan RI, Bahas Penguatan Sektor Pertanian dan Dukungan Swasembada Pangan

Kamis, 23 April 2026 - 09:58 WIB

Bupati Humbahas Buka FGD Penguatan Ketahanan Air Menuju Desa Mandiri dan Produktif

Berita Terbaru