Gubernur Akmil Berikan Materi Geopolitik dan Geostrategi kepada Peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawatengah  – Magelang, 9 November 2025 – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, memberikan materi kepada peserta Meeting Pertamina EP Cepu Regional 4 Divisi Security yang berlangsung di Gedung Leo Kailola, Akademi Militer.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para peserta terhadap dinamika lingkungan strategis global, khususnya terkait geopolitik dan geostrategi, serta implikasinya bagi keamanan nasional dan keberlanjutan sektor energi.

Dalam ceramahnya, Mayjen TNI Rano Tilaar menjelaskan bahwa geopolitik merupakan perpaduan antara faktor geografi dan politik yang menentukan posisi strategis suatu bangsa di kancah internasional. Ia menegaskan bahwa tidak ada kawan atau lawan yang bersifat permanen dalam hubungan antarnegara, melainkan yang kekal hanyalah kepentingan nasional. Oleh karena itu, setiap bangsa dituntut mampu menyusun langkah geostrategi sebagai upaya antisipasi terhadap potensi ancaman dan persaingan global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Gubernur Akmil menguraikan contoh dinamika geopolitik dunia, termasuk perebutan sumber daya energi, konflik kawasan, serta perubahan peta kekuatan global yang memengaruhi stabilitas regional. Ia juga menyoroti pentingnya memahami posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua benua dan dua samudra, serta memiliki Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang dilalui sebagian besar jalur perdagangan dunia.

Baca Juga:  menghibahkan tanah seluas 245,5 hektare di Kota Dumai, Riau

“Letak geografis Indonesia sangat strategis sekaligus rawan. Kondisi ini menuntut seluruh komponen bangsa, termasuk sektor energi dan keamanan, memiliki pemahaman geopolitik yang kuat agar mampu menjaga stabilitas nasional serta kedaulatan negara,” tegasnya.

Gubernur Akmil juga mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan sekaligus potensi kerawanan apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh sebab itu, penguatan wawasan kebangsaan serta sinergi lintas sektor mutlak diperlukan untuk merawat persatuan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gencar Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal, Satres Narkoba Polresta Cirebon Ringkus Tiga Pengedar Dalam Semalam
Babinsa Lemahwungkuk Dampingi Rembug Stunting Program 1000 HPK
Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan
POLRES MANDAILING NATAL FASILITASI PELAKSANAAN UJIAN AKHIR SEKOLAH BAGI TERSANGKA KASUS NARKOTIKA
Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas
PEMERINTAH DAN PERUSAHAAN SALING BAHU MEMBAHU, BANGUN DESA PULAI GADING TANPA MENUNGGU PIRAL
Babinsa Lemahwungkuk Dampingi Sidak Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Kebersihan Terjaga
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:05 WIB

Gencar Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal, Satres Narkoba Polresta Cirebon Ringkus Tiga Pengedar Dalam Semalam

Jumat, 10 April 2026 - 08:48 WIB

Babinsa Lemahwungkuk Dampingi Rembug Stunting Program 1000 HPK

Jumat, 10 April 2026 - 08:41 WIB

Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 06:06 WIB

POLRES MANDAILING NATAL FASILITASI PELAKSANAAN UJIAN AKHIR SEKOLAH BAGI TERSANGKA KASUS NARKOTIKA

Jumat, 10 April 2026 - 05:57 WIB

Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas

Berita Terbaru