Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dalam kondisi mati di areal perkebunan warga

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh,pilarfakta.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengonfirmasi temuan satu ekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dalam kondisi mati di areal perkebunan warga, Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Laporan kematian satwa dilindungi tersebut diterima dari warga pada Sabtu, 21 Februari 2026. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim BKSDA Aceh bersama personel Polsek Karang Ampar, Babinkamtibmas, dan mitra WWF Indonesia langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, satu ekor gajah berjenis kelamin betina tersebut berkisar 20 tahun, diduga mati pada malam hari, Jumat, 20 Februari 2026. Diduga akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.

Saat ini, petugas telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi untuk mengamankan area. Langkah ini dilakukan sembari menunggu kedatangan tim medis yang sedang menuju lokasi untuk melaksanakan proses bedah bangkai (nekropsi) serta penguburan gajah tersebut.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, memberikan peringatan keras terkait peristiwa ini. Ia menekankan bahwa praktik pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi sangat berbahaya.

“Pemasangan kawat berarus listrik tegangan tinggi membawa risiko besar yang tidak hanya membahayakan satwa liar, tetapi juga keselamatan jiwa kita sendiri, keluarga, dan warga sekitar,” tegas Ujang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Tuban Gelar Razia THM, Kedepankan Langkah Preventif dan Edukasi Cegah Narkoba*
PilarPakta.id Layangkan Konfirmasi Terbuka, Ketua KUD HEMAT Desa Sinunukan IV Bungkam
Waspada Karhutla! Nihil Hotspot di Muara Medak, Namun Api di Dusun VII Belum Padam — Tim Terpadu Tetap Waspada & Intensifkan Sosialisasi
Peninjauan Ulang Pemakaman Tua Marga Bayat: Musyawarah Berjalan Panas, Perusahaan Akui Dua Lokasi Terkena Dampak
Jaga Keamanan & Kelestarian Lingkungan: Polsek Bayung Lencir Gencarkan Sosialisasi Cegah Aktivitas Ilegal Refinery dan Ilegal Drilling
POLRES MADINA GEREBEK GUBUK DI HUTABARGOT, PRIA 35 TAHUN DIAMANKAN BERSAMA 1,38 GRAM SABU
Demi Sayembara Rp1 Juta, Al-Qur’an Diduga Dilecehkan di Bondowoso, Polisi Buru Aktor di Balik Tantangan
Dokumen Perkara Penganiayaan Ilmiatun Nafia Disorot: Tanggal Berbeda, Penerapan Pasal Dipertanyakan, Kapolda dan Kapolri Diminta Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Polresta Tuban Gelar Razia THM, Kedepankan Langkah Preventif dan Edukasi Cegah Narkoba*

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:07 WIB

PilarPakta.id Layangkan Konfirmasi Terbuka, Ketua KUD HEMAT Desa Sinunukan IV Bungkam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Waspada Karhutla! Nihil Hotspot di Muara Medak, Namun Api di Dusun VII Belum Padam — Tim Terpadu Tetap Waspada & Intensifkan Sosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:13 WIB

Peninjauan Ulang Pemakaman Tua Marga Bayat: Musyawarah Berjalan Panas, Perusahaan Akui Dua Lokasi Terkena Dampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Jaga Keamanan & Kelestarian Lingkungan: Polsek Bayung Lencir Gencarkan Sosialisasi Cegah Aktivitas Ilegal Refinery dan Ilegal Drilling

Berita Terbaru