Buaya Raksasa muara Dari Desa sungai undan Inhil riau ahirya Mati 

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAGIRI Hilir- Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir (DPKP Inhil) resmi mengumumkan bahwa buaya muara yang dikenal dengan nama Si Undan, berasal dari Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, dinyatakan mati pada pukul 11.00 WIB, setelah menjalani masa perawatan intensif selama 19 hari oleh tim DPKP Inhil, Kamis (20/11/2025).

Buaya muara ini sebelumnya ditangkap oleh masyarakat setempat sekitar 20 hari lalu, kemudian diserahkan kepada DPKP Inhil untuk mendapatkan perawatan dan pemulihan. Sejak hari pertama, berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan dengan dukungan sejumlah pihak terkait. Namun, kondisi Si Undan terus mengalami penurunan hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Kepala Dinas DPKP Inhil Junaidi Ismail menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan observasi beberapa jam sebelum hewan tersebut dinyatakan mati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berbagai tindakan penyelamatan telah kita lakukan, mulai dari pengawasan kesehatan, pemberian nutrisi, hingga penanganan medis yang memungkinkan, dengan dukungan banyak pihak. Namun, kondisi buaya tidak menunjukkan perkembangan signifikan hingga akhirnya meninggal,” jelas Kadis.

Baca Juga:  Reses dapil lV di Curup selatan warga keluhkan pembagian bansos tidak merata

DPKP Inhil juga telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau- Kementerian KLHK, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSDPL) Padang, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru – Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Saat ini, keputusan terkait penanganan lanjutan terhadap bangkai Si Undan masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak berwenang. Ada dua opsi yang sedang dipertimbangkan, yakni: 1. Penguburan, atau
2. Preparasi dan pengawetan untuk kepentingan penelitian serta edukasi.

“Keputusan akhir akan kita ambil berdasarkan masukan dan arahan dari lembaga yang memiliki kewenangan dalam konservasi satwa dan kelautan,” ujarnya.

DPKP Inhil juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Sungai Undan dan seluruh pihak yang telah ikut membantu proses penanganan buaya muara tersebut sejak awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota ​Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Melaksanakan Giat Gatur Lalin Depan Gereja Pasundan di Jalan Sunan Kalijaga
Personil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli Dialogis Ke Toko Alfamart
“Karhutla Gambut Riau Tak Sekadar Asap, Habitat Satwa Kian Terancam”
Pameran “Katarsis” Perkuat Eksistensi Seni Lukis Cirebon di Kancah Nasional
Halalbihalal GMI, Wakil Wali Kota Tekankan Peran Strategis Muslimat dalam Pembangunan Sosial
Donor Darah Serentak dalam Rangka HUT ke-62 Dharma Pertiwi
DI BALIK OMBAK BIRU: MIKROPLASTIK MENYERBU LAUT NUSANTARA DAN MENGANCAM KEHIDUPAN BAWAH AIR
Polres Pasuruan Optimalkan Call Center 110 untuk Respons Cepat Kamtibmas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:41 WIB

Anggota ​Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Melaksanakan Giat Gatur Lalin Depan Gereja Pasundan di Jalan Sunan Kalijaga

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Personil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli Dialogis Ke Toko Alfamart

Kamis, 2 April 2026 - 10:11 WIB

“Karhutla Gambut Riau Tak Sekadar Asap, Habitat Satwa Kian Terancam”

Kamis, 2 April 2026 - 10:07 WIB

Pameran “Katarsis” Perkuat Eksistensi Seni Lukis Cirebon di Kancah Nasional

Kamis, 2 April 2026 - 10:02 WIB

Halalbihalal GMI, Wakil Wali Kota Tekankan Peran Strategis Muslimat dalam Pembangunan Sosial

Berita Terbaru