Warga Desa Pamengkang Protes Pembangunan Perumahan Trusmiland

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon.pilarfakta.id,- kabupaten
Gelombang penolakan muncul dari warga Desa Pamengkang, Kabupaten Cirebon terkait pembangunan Perumahan Trusmiland Pamengkang yang dinilai merugikan masyarakat sekitar.

‎Sejumlah warga secara terbuka menyampaikan keberatan mereka atas proyek tersebut karena dianggap berdampak langsung terhadap lingkungan, seperti akses jalan.

‎Aksi protes itu dipicu kekhawatiran warga terhadap kerusakan infrastruktur khususnya jalan desa yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

‎”Yang diperbaiki hanya akses jalan menuju ke perumahannya saja sedangkan jalan desa diabaikan,” tutur Udin kepada awak media, Senin (23/02/2026)

‎Tak hanya itu, warga Pamengkang juga menilai pembangunan dilakukan tanpa melibatkan masyarakat terdampak secara menyeluruh.

‎”Dari awal pembangunan di tahun 2020 sampe sekarang warga tidak dilibatkan, bahkan pernah mengajukan untuk ikut bekerja tapi ditolak sama pihak Trusmiland,” ujarnya.

‎Udin dan beberapa tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa proyek berskala besar seperti perumahan semestinya memperhatikan aspek Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun dampak sosial yang ditimbulkan.

‎”Adanya perumahan Trusmiland di Desa Pamengkang samapai sekarang tidak ada manfaatnya untuk kami, bahkan warga juga tidak mendapat CSR dalam bentuk apapun,” tegas Udin.

‎Mereka menegaskan, pembangunan tidak boleh mengorbankan kepentingan warga yang telah lama bermukim di wilayah tersebut.

‎Kondisi tersebut, menurut warga, semakin memperkuat alasan untuk meminta peninjauan ulang terhadap izin dan pelaksanaan pembangunan.

‎”Sudah beberapa kali dilakukan mediasi, bahkan pihak Trusmiland menjanjikan akan memperbaiki jalan dan memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak proyek pembangunan,” imbuhnya.

‎Untuk itu, perwakilan warga Desa Pamengkang mendesak pihak pengembang Perumahan Trusmiland untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunan hingga ada kejelasan terkait perbaikan jalan dan kompensasi.

‎Bahkan apabila tidak ada kesepakatan antara warga masyarakat dengan pihak Trusmiland Pamengkang, warga meminta pemerintah daerah turun melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.

‎Mereka menegaskan bahwa pembangunan harus berjalan sesuai aturan dan tidak boleh merugikan warga demi kepentingan bisnis semata.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Trusmiland Pamengkang terkait tuntutan warga.

‎Sementara itu, situasi di lokasi proyek terpantau dalam kondisi kondusif meski penolakan masyarakat terus bergulir dan menjadi perhatian publik.

Biro Cirebon

Baca Juga:  Anggota Polsek Leuwidamar Polres Lebak, Patroli Malam Hari Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Rohil Riau Berujung Ricuh: Massa Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba!
PERAMBAHAN HUTAN DI LADANG PANJANG TERUS BERLANGSUNG, KAWASAN HP DIDUGA DIALIHFUNGSIKAN MENJADI PERKEBUNAN SAWIT
Kepuasan Publik Mudik Lebaran 2026 Tembus 85,3 Persen, Bukti Kolaborasi Sistem yang Berhasil
Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan
Pemkot Palangka Raya Gandeng BSI, Perkuat Pembiayaan dan Literasi Perbankan bagi IKM dan UMKM
DPP BJI GAS POL, KONSOLIDASI DI CIREBON, SIAPKAN LEGALITAS DAN YAYASAN RESMI
Bupati Samosir Sampaikan LKPJ 2025 Kepada DPRD
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 Resmi Dibuka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:41 WIB

Di Rohil Riau Berujung Ricuh: Massa Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba!

Sabtu, 11 April 2026 - 09:17 WIB

PERAMBAHAN HUTAN DI LADANG PANJANG TERUS BERLANGSUNG, KAWASAN HP DIDUGA DIALIHFUNGSIKAN MENJADI PERKEBUNAN SAWIT

Sabtu, 11 April 2026 - 05:10 WIB

Kepuasan Publik Mudik Lebaran 2026 Tembus 85,3 Persen, Bukti Kolaborasi Sistem yang Berhasil

Sabtu, 11 April 2026 - 05:06 WIB

Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WIB

DPP BJI GAS POL, KONSOLIDASI DI CIREBON, SIAPKAN LEGALITAS DAN YAYASAN RESMI

Berita Terbaru