NASIONAL,pilarfakta.id – Sering disebut sama, padahal 1 Suro ≠ 1 Muharram. Meski sering bertepatan waktunya, keduanya punya asal, makna, dan aturan yang sangat berbeda dalam ajaran Islam . Berikut penjelasan lengkap dan benar:
PERBEDAAN DASAR
1 Muharram = Dasar Ajaran Islam
Awal bulan pertama Kalender Hijriah, awal Tahun Baru Islam
Salah satu dari 4 Bulan Haram/Mulia (QS. At-Taubah: 36)
Menandai peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, awal berdirinya negara Islam
1 Suro = Tradisi Budaya Lokal
Nama dari Kalender Jawa, bukan istilah dalam Al-Qur’an atau Hadits
Jatuh berdekatan/bersamaan dengan 1 Muharram, tapi bukan bagian dari syariat
Sarat kepercayaan mistis, pantangan, dan ritual adat yang tidak diwajibkan agama
MAKNA SEBENARNYA DALAM ISLAM
Bagi umat Islam, 1 Muharram (yang sering disebut 1 Suro) maknanya:
Momen muhasabah diri: Evaluasi amal tahun lalu, perbaiki kesalahan, perbarui niat kebaikan
Bulan penuh keberkahan: Diangkat derajat amal, diampuni dosa bagi yang bertobat tulus
Mengenang sejarah: Meneladani semangat Hijrah, pantang menyerah, dan membangun kehidupan yang lebih baik
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
APA YANG DIWAJIBKAN & YANG HANYA DIANJURKAN
YANG DIWAJIBKAN (Tetap berlaku setiap saat):
Tetap menjalankan 5 Waktu Sholat, menjauhi larangan Allah, menjaga tauhid
Tidak meyakini hal mistis: Tidak ada waktu/tanggal yang membawa sial atau berkah dengan sendirinya; semua kebaikan/musibah datang dari Allah SWT semata
Tidak melakukan pantangan yang tidak berdasar agama (larang keluar rumah, menikah, bekerja, dll)
YANG DIANJURKAN (Sunah, bukan kewajiban):
Memperbanyak dzikir, baca Al-Qur’an, sedekah, dan doa
Puasa sunnah: Terutama tanggal 9–10 Muharram (Asyura) pahalanya menghapus dosa satu tahun sebelumnya (HR. Muslim)
Sholat sunnah, taubat, dan muhasabah diri di malam harinya
YANG BUKAN AJARAN ISLAM (Hanya adat/mitos):
Keyakinan malam ini punya kekuatan gaib khusus
Pantangan tertentu, tirakat, mandi kembang, memandikan pusaka dengan tujuan sakralMenganggapnya kewajiban agama; jika ditinggalkan berdosa atau sial
1 Suro = Nama tradisi; 1 Muharram = Ketetapan agama.
Tidak ada ritual khusus yang wajib dilakukan. Kewajiban tetap sama setiap hari: taat pada Allah. Dianjurkan memperbanyak amal saleh, tapi tidak boleh percaya takhayul .
Masyarakat boleh melestarikan tradisi, asalkan tidak bertentangan dengan syariat dan tidak dijadikan kewajiban ibadah.
(Redaksi)




















