1 SURO DALAM PANDANGAN ISLAM: MAKNA SEBENARNYA, YANG DIWAJIBKAN DAN YANG BUKAN

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONAL,pilarfakta.id – Sering disebut sama, padahal 1 Suro ≠ 1 Muharram. Meski sering bertepatan waktunya, keduanya punya asal, makna, dan aturan yang sangat berbeda dalam ajaran Islam . Berikut penjelasan lengkap dan benar:
PERBEDAAN DASAR
1 Muharram = Dasar Ajaran Islam
Awal bulan pertama Kalender Hijriah, awal Tahun Baru Islam
Salah satu dari 4 Bulan Haram/Mulia (QS. At-Taubah: 36)
Menandai peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, awal berdirinya negara Islam
1 Suro = Tradisi Budaya Lokal

Nama dari Kalender Jawa, bukan istilah dalam Al-Qur’an atau Hadits
Jatuh berdekatan/bersamaan dengan 1 Muharram, tapi bukan bagian dari syariat
Sarat kepercayaan mistis, pantangan, dan ritual adat yang tidak diwajibkan agama

MAKNA SEBENARNYA DALAM ISLAM
Bagi umat Islam, 1 Muharram (yang sering disebut 1 Suro) maknanya:
Momen muhasabah diri: Evaluasi amal tahun lalu, perbaiki kesalahan, perbarui niat kebaikan
Bulan penuh keberkahan: Diangkat derajat amal, diampuni dosa bagi yang bertobat tulus
Mengenang sejarah: Meneladani semangat Hijrah, pantang menyerah, dan membangun kehidupan yang lebih baik

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

APA YANG DIWAJIBKAN & YANG HANYA DIANJURKAN

Baca Juga:  VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT

YANG DIWAJIBKAN (Tetap berlaku setiap saat):

Tetap menjalankan 5 Waktu Sholat, menjauhi larangan Allah, menjaga tauhid
Tidak meyakini hal mistis: Tidak ada waktu/tanggal yang membawa sial atau berkah dengan sendirinya; semua kebaikan/musibah datang dari Allah SWT semata
Tidak melakukan pantangan yang tidak berdasar agama (larang keluar rumah, menikah, bekerja, dll)
YANG DIANJURKAN (Sunah, bukan kewajiban):
Memperbanyak dzikir, baca Al-Qur’an, sedekah, dan doa
Puasa sunnah: Terutama tanggal 9–10 Muharram (Asyura) pahalanya menghapus dosa satu tahun sebelumnya (HR. Muslim)
Sholat sunnah, taubat, dan muhasabah diri di malam harinya

YANG BUKAN AJARAN ISLAM (Hanya adat/mitos):
Keyakinan malam ini punya kekuatan gaib khusus
Pantangan tertentu, tirakat, mandi kembang, memandikan pusaka dengan tujuan sakralMenganggapnya kewajiban agama; jika ditinggalkan berdosa atau sial
1 Suro = Nama tradisi; 1 Muharram = Ketetapan agama.
Tidak ada ritual khusus yang wajib dilakukan. Kewajiban tetap sama setiap hari: taat pada Allah. Dianjurkan memperbanyak amal saleh, tapi tidak boleh percaya takhayul .

Masyarakat boleh melestarikan tradisi, asalkan tidak bertentangan dengan syariat dan tidak dijadikan kewajiban ibadah.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah
MENYEBUT DIRI SEBAGAI SERIGALA ATAU BINATANG, MENUNJUKKAN PIKIRAN KURANG NORMAL
HARI JADI DAN PERESMIAN YLBH-SKRI BERLANGSUNG MERIAH DI BAKTI ALAM TUTUR, KABUPATEN PASURUAN
Sikap tegas ketua DPD LSM FPSR PASURUAN atas pengunakan Identitas Berkedok “Kaperwil”, Akun Palsu Sebarkan Ujaran Kebencian dan Cemarkan Nama Baik Orang Lain.
Kaperwil Pilar Fakta.id Bersikap Tegas Soal Penyalahgunaan Nama dan Jabatan untuk Sebarkan Ujaran Kebencian
MANASIK HAJI ANAK TK/MI SE-KECAMATAN BEJI DIGELAR DI WISATA KEBUN KURMA
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:56 WIB

MENYEBUT DIRI SEBAGAI SERIGALA ATAU BINATANG, MENUNJUKKAN PIKIRAN KURANG NORMAL

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:22 WIB

HARI JADI DAN PERESMIAN YLBH-SKRI BERLANGSUNG MERIAH DI BAKTI ALAM TUTUR, KABUPATEN PASURUAN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Sikap tegas ketua DPD LSM FPSR PASURUAN atas pengunakan Identitas Berkedok “Kaperwil”, Akun Palsu Sebarkan Ujaran Kebencian dan Cemarkan Nama Baik Orang Lain.

Berita Terbaru