peran ulama sebagai penjaga moral, pelindung akidah, dan pembimbing umat menuju kehidupan yang berkeadaban dan berakhlakul karimah

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau resmi membuka Kegiatan Pendidikan Kader Ulama Berbasis Desa Tahun 2025, yang digelar di Evo Hotel Pekanbaru, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan mencetak kader ulama muda yang berkompeten, berwawasan moderat, serta mampu menjadi penggerak dakwah di tingkat desa. Dengan mengusung tema “Melahirkan Ulama Pewaris Nabi yang Berintegritas,” program ini diharapkan mampu memperkuat peran ulama desa dalam membangun masyarakat yang berakhlak, toleran, dan berilmu.

Pemerintah menilai, penguatan kapasitas ulama di tingkat akar rumput merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan moral dan spiritual masyarakat Riau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis MUI dalam menyiapkan generasi ulama yang tidak hanya memahami ilmu agama secara mendalam, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kemampuan membimbing masyarakat di tingkat desa.

“Ulama di desa adalah sumber pencerahan dan teladan bagi masyarakat. Mereka memiliki peran penting dalam membangun moralitas umat serta memperkuat ukhuwah di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial yang begitu cepat,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan lahir kader ulama yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkomitmen membangun umat dari akar rumput.

“Kader ulama harus hadir sebagai penuntun masyarakat desa agar senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman dan semangat kebersamaan,” tambahnya.

Menurutnya, tantangan dakwah di era modern semakin besar dan kompleks. Karena itu, dibutuhkan ulama yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  Peserta Magang Kemenaker di Rutan Kelas I Medan Produksi Pupuk Organik Cair dari Limbah Dapur Sehat

“Pendidikan kader ulama ini sangat penting untuk memastikan kesinambungan peran ulama sebagai penjaga moral, pelindung akidah, dan pembimbing umat menuju kehidupan yang berkeadaban dan berakhlakul karimah,” jelasnya.

Ia juga berharap, melalui pelaksanaan Pendidikan Kader Ulama Berbasis Desa Angkatan II Tahun 2025 ini, akan lahir para ulama yang mampu mengabdi dengan ikhlas dan menjadi cahaya bagi masyarakat di seluruh pelosok Riau.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Riau, Ilyas Husti, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Riau yang terus mendukung program penguatan peran ulama melalui pendidikan berbasis desa. Ia menyebut, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menyiapkan generasi penerus ulama yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memahami konteks sosial masyarakat modern.

“Ulama hari ini tidak cukup hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi, menebarkan kedamaian, serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial,” ungkap Ilyas.

Ia menekankan pentingnya membangun ulama yang berintegritas dan berpikiran terbuka agar mampu menjadi jembatan bagi umat di tengah perbedaan dan kemajuan zaman.

“Tema ‘Melahirkan Ulama Pewaris Nabi yang Berintegritas’ sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ulama harus menjadi penjaga moral bangsa sekaligus agen perubahan yang membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih beradab dan harmonis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Lubuk Harjo Berjalan Khidmat, Dipandu Mala Sura Bilqis dan Dibina Langsung oleh PJ Kades Urwan Dinata
Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah
MAHASISWA KUKERTA BERDAMPAK UNRI 2026 KELURAHAN TELUK BINJAI MENGEDUKASI PESERTA DIDIK SDN 006 TELUK BINJAI MENGOLAH SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICK
Bupati Humbang Hasundutan Lepas 34 Kontingen Kwarcab Menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara
Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Di Jadwalkan Jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau
Langkah Awal Menuju Masa Depan: TK Kijang Rejo Lepas Angkatan ke‑17 Penuh Haru dan Pengharapan Tahun Ajaran 2025/2026
Pelepasan dan Pentas Seni Meriah: TK Kijang Rejo Luluskan Angkatan ke‑17 Tahun Ajaran 2025/2026
SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:57 WIB

Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Lubuk Harjo Berjalan Khidmat, Dipandu Mala Sura Bilqis dan Dibina Langsung oleh PJ Kades Urwan Dinata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Vihara Nagarjuna Palangka Raya Gelar Sembahyang Ulambana, Doakan Leluhur dan Keselamatan Kalimantan Tengah

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:14 WIB

MAHASISWA KUKERTA BERDAMPAK UNRI 2026 KELURAHAN TELUK BINJAI MENGEDUKASI PESERTA DIDIK SDN 006 TELUK BINJAI MENGOLAH SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICK

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:32 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Lepas 34 Kontingen Kwarcab Menuju Jambore Daerah XI Sumatera Utara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Di Jadwalkan Jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau

Berita Terbaru