Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Di Jadwalkan Jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU ,pilarfakta.id – Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dijadwalkan menjadi penguji eksternal dalam ujian tertutup disertasi Program Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Senin (22/6/2026).

Disertasi yang akan diuji berjudul “Pembangunan Masyarakat Lokal di Kabupaten Kuantan Singingi” yang disusun oleh Promovendus Dini Handayani.

Menjelang pelaksanaan ujian, Suhardiman menyambut baik penelitian yang mengangkat tema pembangunan masyarakat lokal di Kuantan Singingi. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi harus berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan masyarakat lokal merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah. Infrastruktur memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat mampu menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan,” ujar Suhardiman.

Ia menjelaskan, selama memimpin Kabupaten Kuantan Singingi, berbagai program pemerintah daerah diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa, meningkatkan perekonomian rakyat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Menurut Suhardiman, karakteristik masyarakat Kuantan Singingi memiliki nilai sosial, budaya dan kearifan lokal yang sangat kuat sehingga harus menjadi bagian penting dalam setiap perencanaan pembangunan.

“Kita memiliki modal sosial yang luar biasa. Budaya gotong royong, semangat kebersamaan, tradisi adat, hingga nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat harus menjadi kekuatan utama dalam pembangunan. Karena pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang berakar pada identitas masyarakatnya sendiri,” katanya.

Baca Juga:  Ketua Umum PP Polri Tegaskan Loyalitas Purnawirawan, Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Fondasi Strategis

Suhardiman menilai penelitian akademik seperti disertasi yang mengangkat tema pembangunan masyarakat lokal sangat penting karena dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi riil masyarakat sekaligus menawarkan solusi berbasis kajian ilmiah.

“Kampus dan pemerintah daerah harus terus bersinergi. Hasil-hasil penelitian dari perguruan tinggi jangan hanya berhenti di rak perpustakaan, tetapi harus mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan publik. Dengan demikian, pembangunan yang dijalankan benar-benar berbasis data, riset dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap hasil penelitian tersebut dapat melahirkan rekomendasi yang aplikatif bagi pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang partisipatif.

“Sebagai penguji eksternal, saya tentu akan melihat bagaimana penelitian ini mampu menjawab tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat saat ini. Kita ingin ada kontribusi nyata dari dunia akademik untuk kemajuan Kuantan Singingi dan daerah-daerah lainnya di Provinsi Riau,” katanya.

Lebih lanjut, Suhardiman menegaskan bahwa pembangunan daerah pada masa mendatang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha dan masyarakat.

“Tidak ada lagi pembangunan yang berjalan sendiri-sendiri. Semua pihak harus terlibat. Pemerintah menyiapkan kebijakan, kampus menghadirkan kajian ilmiah, dunia usaha mendorong investasi dan masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan. Kolaborasi inilah yang akan menentukan keberhasilan pembangunan daerah ke depan,” tutupnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Ranuyoso Gelar Penyekatan di Perbatasan Lumajang-Probolinggo Saat Pengesahan Warga Baru PSHT
Patroli Siang Hari, Polsek Sukodono Intensifkan Pengamanan Pemukiman dan SPBU Antisipasi Kejahatan 4C
Ribuan Pesepeda Padati Alun-Alun Lumajang, HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Ajang Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat
Setda Kuansing, Drs. Azhar, secara resmi menutup Festival Pacu Jalur Tradisional di Tepian Burondo, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean
Bupati Humbang Hasundutan Ibadah di HKBP Sinambela-Simanullang, Serahkan Bantuan Hibah Keagamaan Rp50 Juta
DPD LBH Perisai Keadilan Rakyat Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Alih Fungsi Kawasan Hutan Menjadi Perkebunan Sawit
Ribuan Peserta Meriahkan Polres Kuansing Fun Run 2026, Bertabur Ratusan Doorprize Menarik
Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Ziarah-Tabur Bunga ke Makam Soeharto 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Di Jadwalkan Jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:37 WIB

Polsek Ranuyoso Gelar Penyekatan di Perbatasan Lumajang-Probolinggo Saat Pengesahan Warga Baru PSHT

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:35 WIB

Patroli Siang Hari, Polsek Sukodono Intensifkan Pengamanan Pemukiman dan SPBU Antisipasi Kejahatan 4C

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:32 WIB

Ribuan Pesepeda Padati Alun-Alun Lumajang, HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Ajang Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16 WIB

Setda Kuansing, Drs. Azhar, secara resmi menutup Festival Pacu Jalur Tradisional di Tepian Burondo, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean

Berita Terbaru