Lumajang,Pilarfakta.id – Jajaran Polsek Ranuyoso melaksanakan pengamanan dan penyekatan di wilayah perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Probolinggo, Sabtu (20/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mobilisasi massa terkait agenda pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Probolinggo.
Penyekatan dipusatkan di kawasan perbatasan Ranuyoso-Leces, tepatnya jalur yang menghubungkan Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang dengan wilayah Kecamatan Malasan, Kabupaten Probolinggo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito memimpin langsung kegiatan pengamanan tersebut bersama anggotanya guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama berlangsungnya kegiatan pengesahan warga baru PSHT.
“Kami melaksanakan pengamanan jalur sekaligus penyekatan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pergerakan massa dari wilayah Lumajang menuju lokasi kegiatan di Kabupaten Probolinggo. Tujuannya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif,” ujar AKP Sajito, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, petugas melakukan pemantauan terhadap kendaraan maupun kelompok masyarakat yang melintas di jalur perbatasan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan terkendali.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya rombongan warga PSHT dari arah Lumajang yang bergerak menuju Kabupaten Probolinggo.
“Selama pelaksanaan penyekatan, tidak terpantau adanya pergerakan warga PSHT dari wilayah Lumajang menuju Probolinggo. Situasi secara umum aman, tertib, dan terkendali,” kata AKP Sajito.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat yang turut menjaga ketertiban sehingga kegiatan pengamanan dapat berjalan dengan lancar.
AKP Sajito menegaskan bahwa Polsek Ranuyoso akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan pengawasan di wilayah hukum setempat guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
“Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan perbatasan Lumajang-Probolinggo terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat,” Pungkasnya( Kaperwil Jatim)




















