Keterlibatan TNI AL dalam latihan integrasi TNI 2025 di perairan Bangka Belitung

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  – TNI AL menunjukkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi laut terpadu dalam latihan integrasi TNI 2025 di perairan Belinyu, Bangka Belitung, Rabu (19/11). Dua kapal perang, KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644, dikerahkan untuk mensimulasikan penindakan aksi penyelundupan di wilayah perairan strategis.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menjelaskan skenario operasi KRI mendeteksi dua kapal target, KM Carly (kapal kayu) dan SPOB Tarsus Alfa 07 yang mencoba kabur dari pemeriksaan petugas.

“Unsur TNI AL langsung meningkatkan peran tempur bahaya permukaan dan melakukan intercept untuk menghentikan pergerakan kedua kapal tersebut,” jelas Tunggul dalam keterangannya, dikutip Kamis 20/11/ 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah tembakan peringatan dilepas, prajurit KRI Surik-645 dan KRI Alamang-644 melakukan peran pemeriksaan dan penggeledahan. Skoci diturunkan mendekati sasaran, sementara dukungan udara hadir lewat manuver helikopter yang menurunkan pasukan untuk Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) di atas kapal target

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Bongkar Dua Arena Sabung Ayam di Lokasi Berbeda

Hasil VBSS menemukan indikasi kuat, kapal-kapal tersebut membawa muatan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan keluar daerah,” terangnya.

Kemudian, seluruh temuan dilaporkan ke pos komando sebelum kapal target diserahkan kepada Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung, untuk pemeriksaan lanjutan. Sesuai prosedur, muatan selanjutnya menjadi kewenangan instansi terkait, yaitu ESDM Bangka Belitung.

“Melalui latihan integrasi TNI 2025, TNI AL kembali menegaskan komitmen menjaga kedaulatan laut, menindak aktivitas ilegal, dan memastikan keamanan wilayah perairan nasional, khususnya di area rawan penyelundupan,” ujar Tunggul.

Adapun latihan ini dipantau langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST. Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya Erwin S. Aldedharma, serta sejumlah pejabat TNI lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Kunjungi Kodim 0620/Kabupaten Cirebon
Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan
Polisi menangkap seorang pemuda berstatus mahasiswa yang ternyata menjadi otak pelaku kejahatan siber!
PENEMBAKAN DI LAMPUNG, PELAKU AKHIRNYA MENYERAHKAN DIRI & KRONOLOGI LENGKAP
Kapolres Pimpin Sertijab PJU Dan Kapolsek Jajaran : Tingkatkan Pelayanan Publik Humanis Dan Responsif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:23 WIB

Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:34 WIB

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Kunjungi Kodim 0620/Kabupaten Cirebon

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:15 WIB

Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan

Berita Terbaru