Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Drugdag

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon,Pilarfakta.id- kota
Tradisi Drugdag kembali digelar oleh Keraton Kasepuhan Cirebon dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi tahunan ini ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol pemberitahuan sekaligus ungkapan kegembiraan umat Islam menyongsong bulan penuh berkah dan ampunan.

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, PR Goemelar Soeryadiningrat, menyampaikan bahwa bulan Ramadan disambut dengan rasa syukur dan suka cita oleh seluruh keluarga besar keraton maupun masyarakat.

“Kita sebagai umat Muslim menyambut dengan penuh gembira datangnya bulan suci, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Di Keraton Kasepuhan ada karakteristik memukul bedug sebagai penanda. Kemarin juga ada masyarakat yang menyambut dengan pawai obor keliling bersama-sama, menandakan kita menyambut dengan sukacita,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, selama Ramadan pihak keraton secara rutin menggelar kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an dan salat tarawih di Langgar Alit hingga akhir bulan puasa.

“Alhamdulillah setiap bulan puasa kita mengadakan tadarusan atau mengaji setelah salat tarawih di Langgar Alit sampai selesai hingga akhir Ramadan,” tambahnya.

Sementara itu, Penghulu Masjid Agung Sang Ciptarasa, KH Jumhur, menjelaskan bahwa pemukulan bedug dalam tradisi Drugdag memiliki makna filosofis yang mendalam.
“Pertama, pemukulan bedug itu sebagai pemberitahuan kepada masyarakat bahwa esok hari mulai melaksanakan ibadah puasa. Mengapa dilakukan saat waktu Asar? Karena dalam penanggalan Hijriah, pergantian tanggal dimulai sejak terbenamnya matahari. Jadi ketika matahari terbenam, itulah masuk tanggal satu Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pastikan Ibadah Natal Aman, Polres Cirebon Kota Sterilisasi Gereja Kalvari Lemah Wungkuk.

Ia menegaskan bahwa penetapan awal puasa tetap berlandaskan ajaran Rasulullah SAW, yakni dengan melihat hilal.
“Kita mengikuti apa yang disampaikan Rasul, berpuasalah ketika melihat hilal dan berhari raya ketika melihatnya. Di keraton, semuanya berlandaskan Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, KH Jumhur memaparkan filosofi irama tabuhan bedug yang terdiri dari tiga bagian. Tabuhan pertama melambangkan kalimat tauhid Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah. Tabuhan kedua dimaknai dengan seruan Allah, Allah, Allah. Sedangkan tabuhan ketiga mengandung makna tasbih dan ketakwaan, seperti kalimat Subhanallah dan Alhamdulillah.

Tradisi Drugdag tidak hanya menjadi simbol religius, tetapi juga menjadi warisan budaya yang mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat identitas spiritual masyarakat Cirebon dalam menyambut Ramadan setiap tahunnya.

Biro Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung
Polri Peduli : Polres Lumajang Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara
Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah
Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu 10,33 Gram di Beji
Bupati tegaskan Pelayanan dengan Kualitas Terbaik saat hadiri Launching SPPG Holong Ondolan Indonesia Emas di Kecamatan Onan Ganjang
Gandeng Universitas Riau, Penguatan Posbankum Cinta Raja Siapkan Mahasiswa Jadi Agen Diseminasi Hukum
Wow! Petaka yang didapat Niat Basmi Sarang Tawon pria Ini Justru Sebabkan Lahan Terbakar 3 Hektare
Mantan Wartawan: Bupati Siak Konsultasi ke SKK Migas, Optimis BSP Rebound dan Dongkrak PAD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:51 WIB

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:21 WIB

Polri Peduli : Polres Lumajang Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:18 WIB

Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:15 WIB

Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu 10,33 Gram di Beji

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:13 WIB

Bupati tegaskan Pelayanan dengan Kualitas Terbaik saat hadiri Launching SPPG Holong Ondolan Indonesia Emas di Kecamatan Onan Ganjang

Berita Terbaru

Daerah

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:51 WIB