Pulang kampung besamo:138 Mahasiswa Riau Nikmati Bus dan Makan Gratis Menuju Kampung Halaman

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, pilarfakta.id – Sebanyak 138 mahasiswa asal Riau yang menempuh pendidikan di berbagai kota di Pulau Jawa mengikuti program Balik Basamo 2026 yang ditaja oleh Pemerintah Provinsi Riau. Program ini memberikan fasilitas bus dan makanan gratis bagi mahasiswa untuk pulang ke kampung halaman dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemprov Riau terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perantauan. Selain membantu meringankan biaya perjalanan, program ini juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dengan kampung halamannya.

Para peserta Balik Basamo berasal dari sejumlah kota di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, dan beberapa daerah sekitarnya. Ketua Umum Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPR-Y), M Rafsan Jzani mengatakan, bahwa program Balik Basamo merupakan agenda tahunan yang memiliki arti penting bagi mahasiswa Riau yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota di Pulau Jawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar memfasilitasi perjalanan mudik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara mahasiswa Riau yang berada di perantauan.

“Program Balik Basamo merupakan agenda tahunan yang memiliki nilai penting bagi mahasiswa Riau di perantauan,” ujarnya, pada Jumat (13/03/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini rombongan mahasiswa peserta Balik Basamo 2026 telah menyeberang menuju Pulau Sumatera setelah menempuh perjalanan panjang dari Pulau Jawa menggunakan bus yang telah disediakan. Rafsan juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program bagi mahasiswa Riau di perantauan.

Baca Juga:  penjarahan aset daerah berupa kebun karet milik Pemkab Kuansing oleh pelaku pertambangan emas tanpa izin (PETI)

“Terima kasih banyak Ayahanda SF Hariyanto yang telah memberikan kami kesempatan untuk mudik gratis. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan mahasiswa Riau yang tersebar di berbagai kota di Pulau Jawa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Balik Basamo IPR-Y, M. Fatma Wahyu Ilahi menjelaskan bahwa para peserta juga mendapatkan fasilitas makan gratis selama perjalanan yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Riau. Ia menambahkan, bahwa total terdapat empat kali penyediaan makan gratis bagi para mahasiswa guna memastikan perjalanan mereka menuju kampung halaman berlangsung lancar dan nyaman.

“Fasilitas makan ini sangat membantu peserta selama perjalanan panjang dari Pulau Jawa menuju Riau. Dengan dukungan ini, mahasiswa dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Ia juga berharap agar program Balik Basamo dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Sehingga, semakin banyak mahasiswa Riau di berbagai kota perantauan yang bisa merasakan manfaatnya.

“Harapan kami kegiatan Balik Basamo dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak mahasiswa Riau di berbagai kota perantauan yang dapat merasakan manfaatnya sekaligus tetap menjaga kedekatan dengan kampung halaman.” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Karhutla Gambut Riau Tak Sekadar Asap, Habitat Satwa Kian Terancam”
DI BALIK OMBAK BIRU: MIKROPLASTIK MENYERBU LAUT NUSANTARA DAN MENGANCAM KEHIDUPAN BAWAH AIR
Kerja Yata! Tangkapan Besar di Bengkalis: 15 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi Disita
Apresiasi Tradisi Kampar, Sekda Riau Ikut Berbaur di Perayaan Aghi Ayo Onam Raden Heru Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:28:56 WIB 2474
Woow! Pengedar Sabu Todong Polisi Pakai Senjata Api Rakitan
Pencemaran Lingkungan: Ancaman Nyata bagi Kehidupan”
Literasi Ekologi Di Sekolah Sebagai Upaya Mencegah Bencana Akibat Sampah
Generasi Muda Bergerak: Dari Pembelajaran Lingkungan ke Aksi Nyata”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 09:49 WIB

DI BALIK OMBAK BIRU: MIKROPLASTIK MENYERBU LAUT NUSANTARA DAN MENGANCAM KEHIDUPAN BAWAH AIR

Senin, 30 Maret 2026 - 13:44 WIB

Kerja Yata! Tangkapan Besar di Bengkalis: 15 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi Disita

Senin, 30 Maret 2026 - 10:28 WIB

Apresiasi Tradisi Kampar, Sekda Riau Ikut Berbaur di Perayaan Aghi Ayo Onam Raden Heru Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:28:56 WIB 2474

Senin, 30 Maret 2026 - 10:20 WIB

Woow! Pengedar Sabu Todong Polisi Pakai Senjata Api Rakitan

Senin, 30 Maret 2026 - 05:57 WIB

Pencemaran Lingkungan: Ancaman Nyata bagi Kehidupan”

Berita Terbaru