Hadiri Silaturahmi Kepala Daerah, Wawali Selaraskan Pembangunan Riil dan Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,pilarfakta.id – Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, hadir memenuhi undangan Silaturahmi Gubernur Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, pada Senin pagi (30/03/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah, mulai dari Bupati hingga Wali Kota se-Jawa Barat, untuk mempererat sinergi di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan.

Agenda yang digelar di ruang terbuka ini tidak hanya sekadar seremoni formal. Kehadiran Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menciptakan ruang dialog yang lebih cair. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kota dan kabupaten, agar selaras dalam melayani masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan arahan yang cukup mendalam mengenai kondisi birokrasi saat ini. Di hadapan para kepala daerah, ia menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan lagi sekadar slogan, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempercepat akselerasi pembangunan di seluruh pelosok Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi tengah fokus menuntaskan sejumlah agenda strategis, termasuk penyampaian LKPJ dan LKPD. Ia mengaku optimis bahwa program-program besar yang sedang berjalan dapat dirampungkan dengan hasil yang memuaskan, asalkan sistem pendukung di internal pemerintahan diperbaiki secara menyeluruh.

Tidak hanya itu, menurut Dedi Mulyadi, seorang pemimpin yang telah diberi amanah oleh rakyat tidak boleh terjebak dalam gagasan yang terlalu imajinatif atau sekadar wacana di atas kertas. Sebaliknya, setiap kebijakan harus berpijak pada realitas dan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat yang paling mendesak, mulai dari urusan pangan, penyediaan perumahan yang layak, akses kesehatan, pendidikan, hingga penciptaan lapangan kerja.

“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang kita bangun tidak boleh sekadar imajinatif, tetapi harus riil dan menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan adalah hal-hal nyata yang mereka tunggu,” ujar Dedi Mulyadi dengan tegas.

Baca Juga:  Solidaritas Islam Luwu Raya (Silu Raya),turut berdukacita atas kepergian Sang Riders Luwu Raya,Ahwin Sanjaya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya perubahan paradigma dalam cara bekerja, yakni dengan pendekatan yang lebih taktis, sederhana, namun berorientasi pada aksi. Baginya, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari seberapa rumit perencanaannya, melainkan dari seberapa konkret manfaat yang sampai ke tangan warga. Hal ini menjadi pengingat bagi seluruh bupati dan wali kota agar tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata.

Mendengar arahan tersebut, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyambut baik visi gubernur. Baginya, peningkatan kualitas tenaga teknis di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon juga menjadi prioritas agar setiap anggaran yang dikeluarkan untuk infrastruktur dapat berumur panjang dan tepat guna bagi warga Kota Cirebon.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota juga terkesan dengan konsep acara silaturahmi kali ini yang dikemas secara sederhana. Tidak ada sekat protokoler yang kaku, para pemimpin daerah duduk lesehan bersama sambil menikmati hidangan tradisional, menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat kental di jantung ibu kota Jawa Barat tersebut.

“Silaturahmi ini adalah tanda cinta yang bergerak, tempat kita saling menyapa dan memaafkan. Tadi kami makan-makan sederhana secara lesehan, masyaallah sangat unik dan senang banget. Kita bergembira, bertegur sapa, dan ngobrol santai sekali. Kesederhanaan ini membuat hubungan antar kepala daerah terasa sangat erat dan terbuka,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota berharap pertemuan ini melahirkan komitmen kolektif antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk terus meningkatkan kolaborasi dan memperkuat sinergi di segala lini.

“Harapan kami, terbangun komitmen bersama untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara provinsi dan daerah adalah kunci agar program yang kita jalankan tepat sasaran,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Polres Bojonegoro Edukasi Ratusan Pelajar Soal AI Antisipasi Deepfake dan Hoaks*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.

Berita Terbaru