Wakil gubri SF Hariyanto menegaskan dirinya tidak terlibat apapun dalam kasus yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU  – Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto menggelar pertemuan dengan insan pers pasca dirinya ditetapkan sebagai Plt Gubernur Riau menggantikan Abdul Wahid usai ditetapkan tersangka oleh KPK.

Dirinya bermaksud bersilaturahmi dan menjawab segala pandangan publik yang ditudingkan kepada dirinya. Salah satunya sebagai Saksi Pelapor.

“Saya tidak jelas terhadap status saksi pelapor itu. Jika saya disebutkan sebagai pelapor, saya tegaskan itu adalah fitnah. Gubri itu adalah adik saya, yang dipanggil KPK itu adalah anak buah saya, kan tidak mungkin saya melaporkan. Itu fitnah,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

SF Hariyanto menegaskan dirinya tidak terlibat apapun dalam kasus yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.♦

“Saya tegaskan saya tidak mengetahui apapun mengenai musibah yang menimpa saudara kita Gubernur Riau Abdul Wahid,” kata SF Hariyanto.

Baca Juga:  Bupati Kampar Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Terkait Program MBG

Diceritakannya, pada Senin, 3 November 2025, dirinya memang bertemu dengan Abdul Wahid di kediaman Gubri Jalan Diponegoro pada siang hari. Namun, tidak mengetahui pasti apa yang terjadi di luar area kediaman.

“Memang kebetulan, hari itu kami ngopi bersama, saya dengan pak Gubernur dan Bupati Siak. Ada ramai tamu di luar, saya hanya tahu sebatas itu. Dan itu tidak mengetahui hal itu secara pasti,” ungkapnya.

Setelahnya, SF Hariyanto mengaku pulang ke kediamannya. Dan baru mengetahui kasus OTT yang menjerat Gubri dan Kadis PUPR melalui media.

“Setelah selesai ngopi itu, saya pulang, sholat ashar dan saya tidak mengetahui hal apapun setelahnya. Baru tahu lagi dari media,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Kehutanan RI, Haruni Krisnawati mengharapkan Riau bisa menjadi provinsi dalam percontohan
penjarahan aset daerah berupa kebun karet milik Pemkab Kuansing oleh pelaku pertambangan emas tanpa izin (PETI)
Polresta Pekanbaru Obrak-Abrik Kampung Dalam, 4 Orang Positif Narkoba
Syafriadi Ditunjuk Ketua Timsel, Pemprov Riau Segera Buka Pendaftaran Komisioner KI
Satpol PP Pekanbaru Tegaskan New Paragon Masih Disegel dan Dilarang Beroperasi
Polres Kampar Tangkap Pelaku Pencabulan, Mengaku Sudah 6 Kali Berhubungan Badan
Menyambut bulan suci Ramadhan, BNNK Kuantan Singingi laksanakan Deteksi Dini melalui Tes Urine di Hunian Kos-kosan dan penginapan di wilayah teluk kuantan
Pemko Pekanbaru Luncurkan Program Satu ASN Satu RW
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:47 WIB

Kementerian Kehutanan RI, Haruni Krisnawati mengharapkan Riau bisa menjadi provinsi dalam percontohan

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:17 WIB

penjarahan aset daerah berupa kebun karet milik Pemkab Kuansing oleh pelaku pertambangan emas tanpa izin (PETI)

Senin, 16 Februari 2026 - 08:51 WIB

Polresta Pekanbaru Obrak-Abrik Kampung Dalam, 4 Orang Positif Narkoba

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:58 WIB

Syafriadi Ditunjuk Ketua Timsel, Pemprov Riau Segera Buka Pendaftaran Komisioner KI

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:27 WIB

Satpol PP Pekanbaru Tegaskan New Paragon Masih Disegel dan Dilarang Beroperasi

Berita Terbaru

Daerah

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:51 WIB