Pilarfakta.id – Ciplukan (Physalis angulata), atau dikenal juga sebagai golden berry, secara tradisional memang digunakan sebagai bahan pengobatan herbal untuk berbagai penyakit [1]. Berbagai penelitian ilmiah telah mengidentifikasi beberapa kandungan aktif di dalamnya, seperti withanolida, flavonoid, dan antioksidan, yang dipercaya memiliki khasiat obat.
Meskipun demikian, penting untuk diingat:
Penggunaan tradisional: Penggunaan ciplukan lebih banyak didasari oleh pengetahuan tradisional dan pengalaman turun-temurun.
Efektivitas dan keamanan: Meskipun beberapa penelitian awal menjanjikan, bukti ilmiah yang kuat mengenai efektivitas dan keamanan ciplukan untuk mengobati kondisi medis tertentu masih terbatas. Studi klinis lebih lanjut diperlukan.
Konsultasi medis: Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan ciplukan sebagai pengobatan, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan yang berkualifikasi. Mereka dapat memberikan saran yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan memastikan tidak ada interaksi dengan obat lain yang mungkin Anda konsumsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Risiko: Penggunaan yang tidak tepat atau berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan tertentu.
Singkatnya, ciplukan menunjukkan potensi sebagai obat herbal, tetapi penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan medis profesional.














