Daun sambung nyawa (Gynura procumbens) memiliki sejarah panjang sebagai tanaman obat tradisional di berbagai wilayah

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarfakta.id – Daun sambung nyawa (Gynura procumbens) memiliki sejarah panjang sebagai tanaman obat tradisional di berbagai wilayah, terutama di Asia Tenggara dan Afrika. Penggunaannya telah mengakar kuat dalam pengobatan herbal lokal selama berabad-abad.

Asal Usul dan Penyebaran
Tanaman ini diyakini berasal dari wilayah Afrika, India, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa dan Sumatra, tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar atau dibudidayakan di pekarangan rumah.

Penggunaan Tradisional
Secara historis, masyarakat lokal, termasuk nenek moyang di Indonesia, telah menggunakan daun sambung nyawa untuk mengobati berbagai penyakit serius. Metode penggunaannya umumnya dengan cara dikonsumsi langsung sebagai lalapan segar atau diolah menjadi air rebusan.

Beberapa catatan penggunaan tradisional meliputi:
Mengatasi peradangan dan infeksi.
Menurunkan demam dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
Membantu penyembuhan penyakit ginjal, disentri, dan infeksi kerongkongan.
Dalam beberapa etnis di Indonesia, digunakan sebagai bagian dari ramuan untuk pengobatan kanker.

Era Modern: Saat ini, penggunaan daun sambung nyawa semakin populer dan telah dikembangkan menjadi bentuk yang lebih praktis seperti kapsul, memudahkan konsumen untuk memanfaatkannya. Penelitian ilmiah modern juga banyak dilakukan untuk mengkaji dan memvalidasi khasiatnya, mengidentifikasi kandungan senyawanya yang bersifat antimikroba, antiinflamasi, antihipertensi, dan antikarsinogenik.

Meskipun memiliki manfaat, penting untuk dicatat bahwa penggunaan terus-menerus dalam sediaan obat herbal tertentu mungkin berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga konsultasi dengan ahli kesehatan dianjurkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaya vitamin C, efektif meningkatkan imunitas, mencegah infeksi, dan antioksidan.
13 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Ajaib dan Bikin Tercengan
Daun pepaya kaya akan enzim papain, antioksidan (flavonoid, vitamin A, C, E), dan mineral yang bermanfaat untuk meningkatkan
Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik
Tumbuhan ilalang merupakan salah satu kekayaan obat tradisional Indonesia
Buah manggis dan kulitnya kaya antioksidan terutama xanthones yang bermanfaat
Bupati Humbang Hasundutan Terima Audiensi Kepala Loka POM Toba
Ketua DEN:Kehadiran TSTH2 Diiringi Peningkatan Tipe RSUD Doloksanggul
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:54 WIB

Kaya vitamin C, efektif meningkatkan imunitas, mencegah infeksi, dan antioksidan.

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:22 WIB

13 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Ajaib dan Bikin Tercengan

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:49 WIB

Daun pepaya kaya akan enzim papain, antioksidan (flavonoid, vitamin A, C, E), dan mineral yang bermanfaat untuk meningkatkan

Senin, 2 Februari 2026 - 06:42 WIB

Kabapenda Riau Tekankan Optimalisasi Penerimaan Daerah Untuk Pelayanan Publik

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:20 WIB

Tumbuhan ilalang merupakan salah satu kekayaan obat tradisional Indonesia

Berita Terbaru

Daerah

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:51 WIB