Sumut,.pilarfakta.id,Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Jurnalis Independen Nusantara Sumatera Utara (DPW IJEN Sumut) terus memperkuat konsolidasi organisasi dengan membentuk kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tujuh kabupaten/kota strategis di Provinsi Sumatera Utara.
Ketujuh daerah yang telah resmi membentuk struktur kepengurusan DPD IJEN tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Nias, Kabupaten Padang Lawas, dan Kabupaten Padang Lawas Utara.
Ketua DPW IJEN Sumut, Ismed Harahap, saat ditemui wartawan pada Senin (26/01/2026), menyampaikan bahwa pembentukan DPD-DPD tersebut merupakan bagian dari agenda besar penguatan organisasi jurnalis independen yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan etika pers.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, hingga saat ini DPW IJEN Sumut telah membentuk tujuh DPD di kabupaten dan kota. Struktur kepengurusan di daerah-daerah tersebut sudah terbentuk dan sedang dalam tahap finalisasi administrasi,” ujar Ismed Harahap.
Ismed menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan bagi seluruh DPD IJEN yang telah memenuhi persyaratan organisasi. Menurutnya, legalitas kepengurusan menjadi hal penting agar roda organisasi dapat berjalan optimal dan terarah.
“DPW IJEN Sumut akan segera meng-SK-kan seluruh DPD IJEN yang telah terbentuk. Ini penting agar seluruh pengurus di daerah memiliki legitimasi yang sah untuk menjalankan program dan tugas organisasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ismed Harahap menyampaikan harapan besar agar momentum pelantikan pengurus dapat menjadi tonggak penguatan solidaritas dan sinergi antarjurnalis di Sumatera Utara. Ia menargetkan pelantikan seluruh pengurus, baik DPW maupun DPD-DPD, dapat dilaksanakan secara serentak setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Idulfitri 2026.
“Insyaallah, setelah Idulfitri 2026 nanti, seluruh pengurus DPW dan DPD IJEN se-Sumatera Utara dapat segera dilantik. Pelantikan ini akan menjadi awal bagi penguatan peran IJEN sebagai organisasi jurnalis yang independen, profesional, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Ismed juga menekankan bahwa IJEN hadir bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, tetapi sebagai organisasi pers yang mendorong peningkatan kapasitas jurnalis, menjaga independensi pemberitaan, serta mengawal kepentingan publik melalui kerja-kerja jurnalistik yang berimbang dan beretika.
Dengan terbentuknya tujuh DPD di berbagai wilayah, DPW IJEN Sumut optimistis organisasi ini akan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu merespons dinamika informasi dan isu-isu lokal secara cepat dan akurat.
“Kami ingin IJEN menjadi rumah besar bagi jurnalis di daerah, sekaligus mitra strategis dalam membangun demokrasi, keterbukaan informasi, dan kontrol sosial yang sehat,” pungkas Ismed Harahap.
Pembentukan DPD IJEN di sejumlah kabupaten dan kota ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas jaringan jurnalis independen di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat eksistensi IJEN di tingkat regional hingga nasional.
Kabiro madina,Majid.














