Pekanbaru,pilarfakta.id – Upaya memperkuat layanan bantuan hukum di tingkat desa dan kelurahan terus dilakukan melalui kegiatan Penyuluhan Hukum dan Pendampingan Posbankum Cinta Raja yang digelar di ruang kelas M1 dan M2 Universitas Riau, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan peran akademisi dan mahasiswa dalam penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Provinsi Riau.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Rika Lestari, SH., M.Hum., dosen Universitas Riau, yang menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyampaikan rencana universitas untuk menempatkan mahasiswa magang pada Posbankum desa dan kelurahan yang tersebar di Riau, sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu secara langsung di tengah masyarakat.
Pengawas penyuluh hukum, Farhan Nizar, menjelaskan bahwa Posbankum telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Provinsi Riau. Keberadaan Posbankum ini dinilai menjadi ruang praktik yang relevan bagi mahasiswa hukum untuk memahami dinamika pelayanan hukum serta mendukung akses keadilan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sesi penyuluhan, Dwi Maya Charlly memaparkan materi terkait mekanisme bantuan hukum, tata cara verifikasi, serta rencana penjaringan Pemberi Bantuan Hukum (PBH) untuk akreditasi dan perpanjangan sertifikasi tahun 2026. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen diseminasi informasi, menyebarluaskan pemahaman mengenai layanan bantuan hukum dan Posbankum di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Meski tidak hadir secara langsung, beliau mengikuti dan mendukung jalannya kegiatan melalui arahan dan koordinasi dengan jajaran, sebagai bagian dari komitmen mendorong sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Hukum dalam memperluas akses keadilan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Posbankum semakin optimal dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat, sekaligus menjadi wahana pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta yang aktif mengikuti sesi penyuluhan dan diskusi.














