BAYUNG LENCIR, 3 September 2026 —pilarfakta id. Warga Dusun 5 RT 03 dan RT 09, Kampung Trans Lampung, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, telah berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan selama hampir satu bulan. Keterangan ini disampaikan warga setempat melalui pesan WhatsApp, lengkap dengan rekaman video yang menunjukkan kondisi api yang sedang berkembang sangat parah di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga, tadi malam pihaknya meminta bantuan alat berat dari PT Mas untuk masuk menuju lokasi kebakaran melalui jalur perbatasan antara Kampung Trans Lampung dengan Kampung Perdamaian. Namun, akses tersebut tidak diperbolehkan dilewati oleh warga Kampung Huta Soid, dengan alasan khawatir kebun kelapa sawit mereka rusak. Akibatnya, alat berat yang sangat dibutuhkan untuk menanggulangi api tidak dapat masuk ke lokasi.
“Api sedang parah, saya kirimkan videonya, seluruh video di sini. Itu api yang ada di Dusun 5, Desa Muara Medak,” ujar warga setempat melalui pesan WhatsApp.
Selama hampir satu bulan, seluruh warga kedua RT telah dikerahkan secara terus-menerus untuk memadamkan api. Namun, keterbatasan peralatan pemadaman yang tidak lengkap dan ketersediaan air di sekitar lokasi yang sudah habis membuat upaya tersebut sangat sulit. Terhalangnya akses bagi alat berat — yang justru sangat dibutuhkan saat api semakin membesar — semakin memperparah situasi.
Warga sangat berharap pihak berwenang, tim pemadam kebakaran, maupun instansi terkait segera turun ke lokasi, membantu membuka akses yang terhalang, dan mengambil langkah tegas agar penanggulangan kebakaran dapat dilakukan sebelum meluas lebih jauh dan mengancam pemukiman warga,
Kaperwil pilarfakta sum-sel.




















