kaperwil Sumsel pilarfakta.id angkat bicara agar pemerintah lakukan tindakan yang serius dalam hal penanganan kabut asap ini

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin,kecamatan suak tapeh,desa meranti ,10 Oktober 2026 — pilarfakta sum-sel.Kabut asap kini tak lagi hanya menyapa pada pagi hari di Kecamatan suak tapeh, Kabupaten Banyuasin. Sejak fajar menyingsing hingga sore hari, udarah terasa pengap mata berair perih dan nafas sesak,jarak pandang karena asap pekat saat pagi dan malam hari,jarak pandang sangat terbatas serta aroma asap terasa menyengat di sepanjang jalan lintas maupun di kawasan pemukiman warga, Kondisi ini telah berlangsung berhari-hari dan cenderung semakin memburuk dari hari ke hari.

 

Kaperwil media pilarfakta sum-sel menyampaikan keprihatinan sekaligus kritik keras atas penanganan darurat kabut asap yang dinilai belum berjalan secara maksimal dan cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita semua melihat, merasakan, dan setiap hari menghirup udara yang kian lama kian tidak sehat. Kabut asap tidak lagi datang dan pergi, melainkan kini menetap dari pagi hingga sore hari. Ini bukan lagi masalah biasa yang bisa diabaikan, namun hingga saat ini belum terlihat langkah konkret yang diambil pemerintah daerah,” ujar Sulaiman

 

Sulaiman menegaskan bahwa kelompok paling rentan — anak-anak sekolah, lansia, serta penderita gangguan pernapasan — menjadi pihak yang paling dirugikan secara langsung.

 

“Kesehatan dan keselamatan warga adalah hak yang tidak boleh ditunda. Jangan menunggu angka penderita ISPA meningkat tajam baru pemerintah mengambil langkah. Hingga saat ini, semua sekolah menerapkan pembelajaran secara daring,namun tidak menuntut kemungkinan dengan kondisi asap yang pekat ini tetap anak anak tidak sehat di rumah, kondisi udara semakin memburuk. Kami meminta pemerintah segera mengerahkan upaya nyata: menindak tegas pembakaran lahan, memantau titik api, dan mempertimbangkan kebijakan agar di pertegas setiap pelaku pembakaran hutan dan jadi atensi yang nyata,agar asap ini tidak berkelanjutan,

Baca Juga:  Putri Belia Asal Kecamatan Tutur Ikuti Ajang Pemilihan Putri Belia Jawa Timur 2026

 

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan harapan tulusnya di tengah kekhawatiran yang dirasakan setiap hari.

 

“Semoga hujan segera turun dan membawa udara bersih kembali ke daerah kami. Kami ingin anak-anak kami bisa berangkat sekolah dengan tenang, mata tidak perih, dan napas tidak terasa berat setiap kali keluar rumah. Semoga pemerintah segera mendengar keluhan kami dan bertindak cepat agar asap ini segera berlalu. Kami sudah lelah menghirup udara yang tidak sehat setiap hari,” ucap warga tersebut.

 

Hingga saat ini, belum semua sekolah di wilayah banyuasin sistem pembelajaran daring, kualitas udarah terus berada di tingkat yang tidak sehat. Masyarakat berharap sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat segera terjalin untuk mengatasi akar masalah kebakaran hutan dan lahan yang menjadi sumber utama kabut asap ini yang pekat ini.

 

Kaperwil pilarfakta sum-sel Sulaiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Lintas Daerah*
Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil
KABUT ASAP PEKAT SELIMUTI BAYUNG LENCIR SEPANJANG HARI, SRIANTO DESAK TINDAKAN NYATA PEMERINTAH  
DI DUGA GALIAN C SUMBER KRAMAT TONGAS TABRAK ATURAN SEOLAH KEBAL HUKUM .
Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*
Dua Oknum Security Diduga Intimidasi dan Halangi Wartawan di Perusahaan Jalan Ness, UU Pers Ancam Pidana 2 Tahun
*Kapolres Gresik Turun Tangan Respons Isak Tangis Warga Korban Pemerasan DC Pinjol*
Humbang Hasundutan Juara Umum Olimpiade Gasing Nasional 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:04 WIB

kaperwil Sumsel pilarfakta.id angkat bicara agar pemerintah lakukan tindakan yang serius dalam hal penanganan kabut asap ini

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Lintas Daerah*

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:18 WIB

Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:40 WIB

DI DUGA GALIAN C SUMBER KRAMAT TONGAS TABRAK ATURAN SEOLAH KEBAL HUKUM .

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*

Berita Terbaru