Kekejaman Kembali Terulang, Kelompok Bersenjata di Papua Tiga Warga Sipil Tewas Dingin

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA PEGUNUNGAN, 25 Juli 2026 – Gelombang kekerasan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata (sering mengatasnamakan Gerakan Papua Merdeka/TPNPB‑OPM) kembali menelan korban jiwa yang tidak berdosa. Tiga orang warga sipil yang tidak bersenjata tewas dibantai di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, dalam peristiwa yang memicu kemarahan dan kecaman luas dari seluruh elemen bangsa.

Waktu & Lokasi: Terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, di jalur Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. Proses evakuasi jenazah baru dapat diselesaikan aparat keamanan pada Jumat (24/7) karena medan yang sangat sulit dan gangguan keamanan.

Identitas Korban: Tiga warga sipil yang tidak memiliki kaitan dengan tugas militer maupun intelijen, yaitu pasangan suami istri Kumis Kogoya beserta istrinya, serta seorang perempuan warga setempat dari Suku Unaukam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus Kejahatan: Korban disergap saat sedang beraktivitas, ditembak secara membabi buta, dan dibiarkan tergeletak tanpa pertolongan. Klaim pelaku yang menyebut korban sebagai “mata‑mata” telah dibantah tegas oleh pihak TNI dan pemerintah sebagai upaya membenarkan tindakan biadab.

Baca Juga:  PERINGATAN RESMI MEDIA PILAR FAKTA: WASPADA OKNUM YANG MENGATASNAMAKAN PIMPINAN, NOMOR DAN IDENTITAS HARUS SESUAI BOX REDAKSI

Kecaman Keras Pihak Berwenang & Masyaraka

“Kami mengutuk dengan keras dan tidak berperikemanusiaan tindakan pembunuhan warga sipil ini. Menembak orang yang tidak bersenjata, tidak berdaya, dan sedang berusaha bertahan hidup adalah tanda kelemahan dan kebiadaban yang tidak bisa dimaafkan dengan alasan apa pun

“Pembunuhan terhadap warga sipil melanggar prinsip dasar kemanusiaan. Pelaku penyerangan ini harus ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku agar tidak mengulangi kesalahan fatal yang merugikan masa depan anak bangsa di Papua.”

 

Rakyat Papua sendiri dan berbagai elemen masyarakat turut memprotes tindakan ini yang hanya menambah penderitaan dan menutup peluang damai di tanah Papua.

Pemerintah dan aparat keamanan menegaskan komitmen untuk:

Melindungi nyawa setiap warga negara tanpa terkecuali.

Melakukan pengejaran tegas terhadap kelompok yang bersenjata dan melanggar hukum.

Memulihkan keamanan agar warga dapat beraktivitas tenang tanpa rasa takut dibunuh secara tiba‑tiba.

 

Sumber Resmi: Komando Operasi TNI Habema, Humas Polda Papua Pegunungan, KemenHAM, Laporan Lapangan 24‑25 Juli 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BELASAN EXCAVATOR DIDUGA BEROPERASI DI SUNGAI BUBU, KOMANDAN MADINA DESAK KAPOLDA SUMUT DAN PANGDAM I/BB BERTINDAK
POLSEK LINGGA BAYU AMANKAN PRIA DAN 107 GRAM SABU DI SIMPANG DURIAN
SATGAS PENERTIBAN PETI POLRES MADINA TERTIBKAN AKTIVITAS PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI KOTANOPAN
DZIKIRUL MAULID & YAUMUL MILAD: MENELADANI AKHLAK, MENINGKATKAN CINTA KEPADA RASULULLAH SAW
Keluarga Besar Pilar Fakta ID Mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Ibu Irma — Istri Terkasih Bapak Abi Agus, Pembina Majelis Sholawat Shifa’ul Qulub
Selamat Ulang Tahun untuk Ibu Irma — Pendamping Sejati Pemimpin & Pembina Majelis Sholawat Shifa’ul Qulub Bapak Abi Agus
Rawat Ekosistem Gunung Pundak, Yayasan Suaka Semesta Indonesia Ajak Masyarakat Bijak Menikmati Alam
POLRES MADINA AMANKAN PRIA DIDUGA TERLIBAT NARKOTIKA DI SIABU, BARANG BUKTI DIDUGA SABU DITEMUKAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:53 WIB

BELASAN EXCAVATOR DIDUGA BEROPERASI DI SUNGAI BUBU, KOMANDAN MADINA DESAK KAPOLDA SUMUT DAN PANGDAM I/BB BERTINDAK

Jumat, 25 September 2026 - 02:20 WIB

POLSEK LINGGA BAYU AMANKAN PRIA DAN 107 GRAM SABU DI SIMPANG DURIAN

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

SATGAS PENERTIBAN PETI POLRES MADINA TERTIBKAN AKTIVITAS PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI KOTANOPAN

Rabu, 16 September 2026 - 11:00 WIB

DZIKIRUL MAULID & YAUMUL MILAD: MENELADANI AKHLAK, MENINGKATKAN CINTA KEPADA RASULULLAH SAW

Rabu, 16 September 2026 - 03:21 WIB

Keluarga Besar Pilar Fakta ID Mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Ibu Irma — Istri Terkasih Bapak Abi Agus, Pembina Majelis Sholawat Shifa’ul Qulub

Berita Terbaru