Mau Rampok Daerah Atau Mau Bangun Daerah, Jangan Korbankan Regulasi, Rumpon Tetap Di Lingkar Dan Papa Lele Tetap Dapat Ikan

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUTON UTARA — Polemik operasional kapal Pelingkar di Kabupaten Buton Utara kian memanas. Tokoh masyarakat sekaligus pengamat kebijakan lokal, Ali, angkat bicara dan menegaskan bahwa persoalan ini murni penegakan regulasi, bukan konflik antar-kecamatan. Ia memastikan hak masyarakat dan nelayan, termasuk para pedagang kecil seperti “papa Lele”, untuk mendapatkan pasokan ikan tidak akan terganggu.

Ali mengajak seluruh pihak untuk berpikir positif dan melihat fakta di lapangan secara objektif, mengingat aturan terkait zonasi pelabuhan dan bongkar muat sudah baku. Ia mempertanyakan alasan masih adanya pihak yang bersikeras melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan yang tidak sesuai peruntukannya, padahal fasilitas resmi telah disediakan.

“Kita ini mau rampok daerah atau kita mau bangun daerah? Masa sudah ada pelabuhan yang seharusnya di sana pembongkaran, harus mau bertahan di pelabuhan yang bukan peruntukannya, kan ada apa ini? Sebenarnya masyarakat Kulisusu Utara mana yang tidak dapat ikan? Atau oknumnya yang tidak dapat? Barang ini barang yang sudah kami investigasi lah,” ujar Ali, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ali, wilayah Buton Utara terdiri dari banyak kecamatan sehingga semua pihak wajib mematuhi aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak dijadikan tameng atau korban demi kepentingan kelompok tertentu. Ali juga melontarkan kritik tajam terkait kemungkinan adanya pihak yang berupaya meloloskan aktivitas ilegal di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Polres Gresik Amankan Komplotan Residivis Pencuri Kabel PLN Lintas Daerah

“Artinya, bicara regulasi, apakah Pemda dan DPRD bisa meloloskan pengguna ilegal di saat proses hukum?” imbuhnya.

Saat ini, kasus tersebut telah masuk dalam tahap pemeriksaan oleh pihak Polairud. Ali menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum dan berharap proses penyidikan berjalan transparan tanpa intervensi dari pihak-pihak berpengaruh, mengingat dugaan pelanggaran ini telah menyangkut Undang-Undang Pelayaran dan Undang-Undang Perikanan.

“Kami hanya menjalankan UU Pelayaran dan UU Perikanan. Pemeriksaan Polairud tetap berjalan, semoga tidak ada campur tangan pejabat tinggi, karena ini adalah kasus ilegal. Jadi sekali lagi, jangan menggiring kasus ini bahwa masyarakat Waode Buri akan kesusahan ikan. Malah isu ini akan membuat susah para pihak kapal, artinya diajak untuk merampok dan dilindungi pelanggaran ilegalnya,” tegas Ali.

Ali memastikan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika penanganan di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, ia menyatakan kesiapannya untuk membawa masalah tersebut hingga ke tingkat pusat demi menjaga marwah aturan dan pembangunan daerah yang bersih dari praktik ilegal.

“Pada intinya, kami akan kawal. Kalau tidak mampu di Sultra, kami siap sampai pusat. Mari kita bangun daerah, bukan kita mau rampok daerah,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLRES MADINA AMANKAN PRIA BAWA SABU DAN GANJA DI PANYABUNGAN BARAT MANDAILING NATAL –
Polres Gresik Ungkap Kasus Pembunuhan di Randupadangan Satu Terduga Pelaku Diamankan*
Tekan Kriminalitas, Polres Malang Intensifkan Razia Miras*
Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan
Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI
PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*
PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:36 WIB

POLRES MADINA AMANKAN PRIA BAWA SABU DAN GANJA DI PANYABUNGAN BARAT MANDAILING NATAL –

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Polres Gresik Ungkap Kasus Pembunuhan di Randupadangan Satu Terduga Pelaku Diamankan*

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Tekan Kriminalitas, Polres Malang Intensifkan Razia Miras*

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru