Pilarfakta.id – Daun ilalang (Imperata cylindrica) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya. Bagian tanaman yang paling sering dimanfaatkan untuk tujuan pengobatan adalah akarnya (rimpang), bukan daunnya secara langsung, meskipun daunnya kadang digunakan untuk hal lain.
Manfaat dan Kegunaan Tradisional
Ilalang dikenal memiliki sifat-sifat berikut dalam pengobatan tradisional:
Diuretik: Membantu meningkatkan produksi urin dan sering digunakan untuk membersihkan saluran kemih.
Penenang Demam (Antipiretik): Membantu menurunkan suhu tubuh saat demam.
Hemostatik: Membantu menghentikan pendarahan.
Anti-inflamasi: Memiliki sifat pereda radang.
Cara Penggunaan Umum (Akar/Rimpang)
Penggunaan tradisional umumnya melibatkan rebusan rimpang ilalang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahan: Ambil rimpang ilalang yang sudah dicuci bersih dan dipotong-potong.
Proses: Rebus rimpang tersebut dalam air hingga mendidih dan airnya berkurang.
Konsumsi: Air rebusan ini diminum secara rutin sesuai kebutuhan (misalnya untuk meredakan panas dalam atau membantu masalah saluran kemih).
Catatan Penting
Meskipun digunakan secara tradisional, penting untuk diingat:
Konsultasi Medis: Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis profesional sebelum menggunakan pengobatan herbal apa pun, terutama jika Anda memiliki kondisi medis yang sudah ada sebelumnya atau sedang mengonsumsi obat lain.
Dosis: Penggunaan harus dalam dosis yang wajar dan tidak berlebihan.
Kualitas Bahan: Pastikan bahan ilalang yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminasi pestisida atau polutan lainnya.
Secara keseluruhan, Tumbuhan ilalang merupakan salah satu kekayaan obat tradisional Indonesia yang memiliki potensi, namun penggunaannya tetap harus hati-hati dan bijak.














