Video Viral,Menu MBG Mentah di SMAN 1 Cigemblong Angkat Bicara Tanue Wijaya Ini Bukan Kelalaian, Tapi Melainkan Pembiaran

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten.PilarFakta.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi pelajar justru menuai kecaman publik. Sebuah video yang memperlihatkan pembagian menu MBG dalam kondisi mentah kepada siswa SMAN 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, viral di media sosial pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam video yang beredar luas, terlihat sejumlah bahan makanan diberikan tanpa diolah dan tidak siap konsumsi. Pada Jumat (23/1/2026), siswa menerima menu berupa tahu satu buah, jagung mentah empat potong, telur mentah satu butir, susu kotak merek Cimory, serta lengkeng dua hingga tiga biji. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan sekaligus kekhawatiran akan aspek keamanan pangan bagi peserta didik.

Sejumlah siswa menyampaikan bahwa makanan yang diterima tidak layak dikonsumsi langsung. Bahkan, pemberian bahan mentah dinilai berpotensi membahayakan kesehatan apabila tidak ditangani dengan benar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan serupa juga terjadi sehari sebelumnya, Kamis, 22 Januari 2026. Pada hari itu, siswa menerima menu bihun, keripik tempe, orak-arik telur, nasi kuning, serta buah melon yang diduga sudah basi dan berlendir. Kondisi buah tersebut kembali memicu pertanyaan serius terkait standar kualitas dan pengawasan dapur penyedia MBG.

Menanggapi polemik tersebut, Tanue Wijaya, Ketua Gerib Jaya, melontarkan kritik keras. Ia menilai peristiwa ini bukan sekadar kesalahan teknis di lapangan, melainkan mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dalam pelaksanaan program nasional.

Baca Juga:  Polresta Cirebon Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal dan Tembakau Sintetis, 1 Tersangka Diamankan

“Ini bukan kelalaian kecil. Jika benar makanan mentah dan diduga tidak layak konsumsi dibagikan kepada anak sekolah, maka ini adalah bentuk pembiaran yang tidak bisa ditoleransi. Program negara tidak boleh dijalankan secara asal-asalan,” tegas Tanue Wijaya.

Tanue mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG ke SMAN 1 Cigemblong. Ia juga meminta dilakukan audit kualitas pangan agar kejadian serupa tidak terjadi di sekolah lain.

Berdasarkan informasi yang berkembang, dapur SPPG tersebut diduga berada di bawah naungan Yayasan Permas Agung. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur maupun yayasan terkait belum memberikan klarifikasi resmi, meskipun isu ini telah menjadi perhatian publik.

Kasus ini menambah daftar persoalan serius dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis dan menjadi peringatan keras bagi pemerintah agar tidak mempertaruhkan kesehatan generasi muda demi menjalankan program secara seremonial tanpa pengawasan ketat.

Red : Endang s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*
Dua Oknum Security Diduga Intimidasi dan Halangi Wartawan di Perusahaan Jalan Ness, UU Pers Ancam Pidana 2 Tahun
*Kapolres Gresik Turun Tangan Respons Isak Tangis Warga Korban Pemerasan DC Pinjol*
Humbang Hasundutan Juara Umum Olimpiade Gasing Nasional 2026
AKBP Irawan Setyono Awali Tugas sebagai Kapolres Pasuruan dengan Silaturahmi dan Penguatan Sinergitas
POLRES MADINA AMANKAN PRIA BAWA SABU DAN GANJA DI PANYABUNGAN BARAT MANDAILING NATAL –
Polres Gresik Ungkap Kasus Pembunuhan di Randupadangan Satu Terduga Pelaku Diamankan*
Tekan Kriminalitas, Polres Malang Intensifkan Razia Miras*
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Dua Oknum Security Diduga Intimidasi dan Halangi Wartawan di Perusahaan Jalan Ness, UU Pers Ancam Pidana 2 Tahun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:37 WIB

*Kapolres Gresik Turun Tangan Respons Isak Tangis Warga Korban Pemerasan DC Pinjol*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Humbang Hasundutan Juara Umum Olimpiade Gasing Nasional 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:30 WIB

AKBP Irawan Setyono Awali Tugas sebagai Kapolres Pasuruan dengan Silaturahmi dan Penguatan Sinergitas

Berita Terbaru