Pilarfakta.id ,Siborongborong (Taput) -Pada hari Senin, 4 Mei 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Siborongborong, Bapak Herry Hasudungan Simatupang, beserta Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Bapak Lisben Manalu, turut hadir memenuhi undangan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Tapanuli Utara.
Kegiatan yang dilangsungkan dengan khidmat di Lapangan Mini Siborongborong ini mengusung tema penuh makna, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Kehadiran jajaran pimpinan Lapas Siborongborong dalam momen ini merupakan wujud nyata sinergitas dan dukungan penuh instansi pemasyarakatan terhadap hari-hari besar nasional di lingkungan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringatan Hardiknas ini sekaligus menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memajukan sektor pendidikan. Sejalan dengan tema yang diusung,
Pemkab Taput terus berupaya menguatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat melalui berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program-program tersebut diwujudkan melalui komitmen pemerataan akses pendidikan, perbaikan infrastruktur sekolah, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi maupun kurang mampu, guna memastikan visi pendidikan bermutu benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Tapanuli Utara.
Menyikapi semangat Hardiknas tersebut, Kalapas Herry Hasudungan Simatupang turut menyampaikan ucapan selamat dan menegaskan komitmen Lapas Kelas IIB Siborongborong dalam mendukung misi pendidikan. “Selamat Hari Pendidikan Nasional. Kami berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan semangat pendidikan ini di dalam lingkungan pemasyarakatan, karena hak untuk belajar tidak boleh terputus meski berada di balik jeruji besi,” tegas beliau.
Kalapas menambahkan bahwa Lapas Siborongborong akan terus berinovasi dalam memberikan program pembinaan, pelatihan kemandirian, dan akses pendidikan literasi bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermutu saat kembali.
(Demak Siburian)




















