PILARFAKTA.ID – Lumajang – Lampu rotator biru kendaraan patroli milik Polsek Jatiroto tampak menyala terang di sepanjang Jalan Raya Jatiroto-Sukosari, Kabupaten Lumajang, Minggu (10/5/2026) dini hari. Di tengah suasana jalan yang mulai lengang, sejumlah personel kepolisian menyisir jalur rawan kriminalitas guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Patroli malam bertajuk Blue Light tersebut digelar jajaran Polsek Jatiroto sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kriminalitas 3 Cepu, khususnya curanmor, curas dan berbagai kejahatan jalanan lainnya yang berpotensi terjadi pada jam rawan malam hingga dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB itu dipimpin langsung Kapolsek Jatiroto AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., bersama Aiptu Ida dan Aipda Frurry.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menggunakan kendaraan patroli dengan lampu rotator biru menyala, petugas bergerak menyusuri ruas Jalan Raya Jatiroto-Sukosari yang selama ini menjadi salah satu jalur utama aktivitas masyarakat maupun kendaraan antardaerah.
Sepanjang patroli berlangsung, petugas tampak melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan tindak kriminalitas. Sesekali anggota berhenti untuk memperhatikan situasi sekitar serta menyapa warga maupun pengendara yang masih melintas pada dini hari.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan membuat suasana jalan yang biasanya sepi pada malam hari terasa lebih aman. Lampu biru kendaraan patroli yang menyala menjadi tanda nyata kehadiran polisi dalam menjaga keamanan wilayah.
Kapolsek Jatiroto AKP Agus Sugiharto mengatakan patroli Blue Light rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli malam ini kami fokuskan pada antisipasi kriminalitas 3 Cepu, terutama curanmor, curas dan gangguan keamanan lainnya yang rawan terjadi pada malam hingga dini hari,” ujar AKP Agus Sugiharto saat dikonfirmasi di sela kegiatan patroli.
Menurutnya, patroli dengan metode Blue Light efektif memberikan efek cegah terhadap para pelaku kejahatan karena kehadiran polisi dapat terlihat secara langsung oleh masyarakat maupun orang-orang yang berniat melakukan tindak kriminalitas.
“Dengan membirukan jalur melalui patroli Blue Light, masyarakat mengetahui ada kehadiran polisi di lapangan. Ini juga menjadi langkah preventif agar pelaku kriminalitas mengurungkan niatnya melakukan aksi kejahatan,” katanya.
Selain melakukan patroli mobile, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan pengendara agar tetap berhati-hati saat berkendara malam hari serta tidak berhenti di tempat yang sepi dan minim penerangan.
AKP Agus Sugiharto menegaskan bahwa keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, namun juga membutuhkan dukungan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan ataupun potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, Rohim, salah seorang warga yang ditemui di sekitar jalur patroli, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian pada malam hari.
“Kalau ada patroli polisi seperti ini kami jadi merasa lebih aman, apalagi malam hari jalan sering sepi. Kehadiran polisi membuat masyarakat lebih tenang saat melintas,” kata Rohim.
Menurutnya, patroli malam sangat membantu masyarakat karena mampu mengurangi kekhawatiran terhadap aksi kriminalitas jalanan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Harapan kami patroli seperti ini terus dilakukan secara rutin supaya situasi tetap aman dan masyarakat tidak takut saat bepergian malam hari,” tambahnya.
Selama patroli berlangsung, situasi di sepanjang Jalan Raya Jatiroto-Sukosari terpantau aman, lancar dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas yang menonjol.
Patroli Blue Light akan terus digencarkan jajaran Polsek Jatiroto sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari, diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(KAPERWIL JATIM)




















