Aksi Pria India Umpetin Butiran Emas di Popok Ketahuan di Bandara Soeta Tangerang – Banten  

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – pilarfakta.id Warga negara (WN) India ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, saat berupaya menyelundupkan emas. Logam mulia itu disembunyikan pria berinisial MTNP (44) dalam popok yang dipakainya.

Kasus ini diungkap Bea Cukai Soekarno-Hatta. MTNP berupaya menyelundupkan bijih emas lewat penerbangan ke New Delhi, India.

“Adapun penyelundupan emas ini bernilai kurang lebih Rp 700 juta yang rencananya akan dibawa keluar oleh seorang penumpang warga negara India dengan inisial MTNP,” kata Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang dalam jumpa pers di KPU Bea Cukai Soetta, Tangerang, Senin (11/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan ada emas seberat 265,7 gram yang diumpetin MTNP dalam popok. MTNP hendak menyelundupkan emas dalam bentuk butiran itu melalui rute Bandara Soekarno-Hatta ke Singapura dan dilanjutkan ke New Delhi.

Pria India Pakai Popok Isi Butiran Emas Rp 700 Juta, Ketahuan di Bandara Soetta

Bea Cukai Soetta gagalkan penyelundupan bijih emas dalam popok yang dipakai WN India.

Butiran Emas dalam Popok

MTNP dipergoki hendak menyelundupkan emas murni senilai ratusan juta saat melintasi pemeriksaan sebelum terbang ke India dari Bandara Soekarno-Hatta. Bijih emas itu dimasukkan MTNP dalam popok yang dipakainya.

“Jadi butiran-butiran seperti yang ada di depan ini ditaruh ke dalam gel, gel dari gluten, kemudian dilekatkan emasnya. Kalau teman-teman lihat di sini ada butiran-butiran emas terlihat, kemudian dipakai. Modus yang dipakai ini sudah seperti modus penyelundupan narkotika,” imbuhnya.

Hengky menambahkan, pihaknya melakukan pemisahan antara emas dengan gel di popok. Emas itu lalu diuji dalam laboratorium.

“Didapati barang tersebut, butiran tersebut merupakan logam mulia jenis emas, kadarnya lebih besar dari 90% dengan total berat bruto 265,7 gram, tersebar di dalam dua bungkusan tadi kemudian dikenakan sebagai pampers,” kata dia.

Baca Juga:  Dukung Program Kesehatan Balita, Babinsa 16/Tapung Dampingi Pelaksanaan Posyandu

Dijanjikan Rp 5 juta dan Jalan-jalan di RI.WN India dijanjikan upah Rp 5 juta dan vakansi di Indonesia bila berhasil membawa emas itu ke New Delhi, India. Petugas masih mendalami pengakuan MTNP.

Warga negara (WN) India ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat berupaya menyelundupkan emas dalam popok yang dipakainya.

“Pengakuannya (upah) Rp 5 juta. Tapi nanti, baru janji. Dia dibelikan tiket, kemudian mungkin jalan-jalan juga di Indonesia. Nanti mungkin di sana juga akan ditambahi ya,” kata Hengky.

Hengky menyebut, MNTP sudah berada di Indonesia selama tujuh hari dan tinggal di sebuah hotel di Jakarta.

“Jadi kalau dia diutus itu menurut dia untuk jalan-jalan oleh penyuruh ini untuk jalan-jalan ke Indonesia. Setelah kami cek, memang benar dia baru kali pertama ke Indonesia,” jelas dia.

Barang bukti kasus WN India ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat berupaya menyelundupkan emas dalam popok yang dipakainya.

Jaringan Diusut,Bea Cukai telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut kemungkinan ada kurir lainnya. Dia menduga masih ada kurir lain yang berupaya membawa emas dari Indonesia tanpa administrasi yang jelas.

“Tapi tidak menutup kemungkinan kami akan terus melakukan pengetatan, mencari yang lain karena mungkin bukan hanya satu kurir yang dikirim oleh pimpinannya, oleh bosnya. Tapi mungkin ada kurir-kurir yang lain, bahkan mungkin melalui bandara-bandara lain sehingga kasus ini sudah kami koordinasikan secara nasional, baik antara beacukai dan Avsec atau Angkasa Pura,” imbuh dia. ( Pilarfakta.id Yudha.M )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Candipuro Intensifkan Blue Light Patrol, Antisipasi Curanmor dan Pecah Kaca di Malam Hari
Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Pengendalian Inflasi Daerah
Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Yosowilangun Pacu Produktivitas Jagung Desa Wotgalih
POLSEK BANYUATES BERHASIL UNGKAP KASUS CURANMOR, TIGA TERDUGA PELAKU DIAMANKAN
Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang Sisir Jembatan Nduko dan Grobogan
Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Pemko Pekanbaru Targetkan Peningkatan Kualitas Pendidikan Lewat Beasiswa
Hadiri Peringatan May Day 2026, Kapolresta Cirebon Apresiasi Sinergitas Buruh dalam Menjaga Kondusifitas Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Pengendalian Inflasi Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:54 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Yosowilangun Pacu Produktivitas Jagung Desa Wotgalih

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:51 WIB

POLSEK BANYUATES BERHASIL UNGKAP KASUS CURANMOR, TIGA TERDUGA PELAKU DIAMANKAN

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang Sisir Jembatan Nduko dan Grobogan

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:43 WIB

Aksi Pria India Umpetin Butiran Emas di Popok Ketahuan di Bandara Soeta Tangerang – Banten  

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Kuansing Tinjau Pembangunan Jembatan Merah Putih

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:57 WIB