JALAN KABUPATEN- KLAKAH – MENUJU DESA GALIH HANCUR BERTAHUN-TAHUN, GELAP TOTAL TANPA PJU: WARGA MERASA DIABAIKAN PEMERINTAH

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN,pilarfakta.id – Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Kecamatan Klakah hingga Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, kini memprihatinkan dan memicu kemarahan warga. Ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat itu rusak parah, dipenuhi bebatuan tajam, lubang menganga, serta tanpa penerangan jalan umum (PJU), sehingga berubah menjadi jalur berbahaya terutama saat malam hari dan musim hujan.

Ironisnya, kerusakan tersebut disebut sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa adanya penanganan serius dari pemerintah daerah. Warga menilai kondisi ini bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan bentuk pembiaran terhadap keselamatan masyarakat pedesaan.

Saat hujan turun, lubang-lubang besar di badan jalan tertutup genangan air dan nyaris tidak terlihat oleh pengendara. Kondisi itu kerap memicu kecelakaan tunggal, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur sepi tersebut. Belum lagi minimnya penerangan membuat suasana jalan gelap gulita dan rawan tindak kriminalitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah dan kecewa karena hingga kini belum ada perhatian nyata dari pemerintah.

“Sudah lama sekali jalan ini rusak dan tidak pernah diperbaiki. Kalau malam benar-benar gelap, tidak ada lampu sama sekali. Banyak orang jatuh apalagi saat hujan karena lubang tertutup air. Kami ini seperti tidak dianggap. Padahal jalan ini dipakai masyarakat setiap hari,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis Ucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Warga mempertanyakan ke mana perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar yang menyangkut keselamatan masyarakat. Sebab, jalan tersebut merupakan akses penghubung aktivitas warga, pertanian, hingga perekonomian masyarakat di wilayah Pasrepan dan sekitarnya.

Masyarakat berharap Bupati Pasuruan, Dinas PU Bina Marga, serta instansi terkait segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan tidak hanya menunggu laporan viral atau korban berjatuhan lebih banyak.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Jalan ini sudah sangat layak diperbaiki dan dipasang penerangan jalan,” tegas warga lainnya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan membahayakan pengguna jalan setiap harinya. Mereka meminta pemerintah segera mengalokasikan anggaran perbaikan dan pemasangan PJU sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Biro pasuruan abdul rohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bojonegoro Amankan Tersangka Pengoplos LPG Subsidi 3 Kg dan Ratusan Tabung Gas*
Satresnarkoba Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Sabu dalam Dua Hari, Empat Pengedar Diamankan
Menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau:Aksi Bersih lingkungan Dilaksanakan Diwilayah Sengingi Hilir
PESAN DAN MAKNA DI BALIK KISAH BUNIAN
Terima Kunjungan Panja Komisi X DPR RI, Pemkot Cirebon Dorong Penguatan Kebijakan Pelestarian Cagar Budaya
Gubernur Sumatra Barat: Tegaskan Penambang Harus Urus Izin: “Jangan Cari Nafkah dengan Mengorbankan Nyawa
Dandrem 031 Wirabima Tinjau Pembangunam Makodim Kuansing Raden Heru C
Semangat Gotong Royong: Bupati Humbang Hasundutan dan Ketua TP PKK Pimpin Aksi Kebersihan di Kecamatan Paranginan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:16 WIB

Polres Bojonegoro Amankan Tersangka Pengoplos LPG Subsidi 3 Kg dan Ratusan Tabung Gas*

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Satresnarkoba Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Sabu dalam Dua Hari, Empat Pengedar Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau:Aksi Bersih lingkungan Dilaksanakan Diwilayah Sengingi Hilir

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:57 WIB

PESAN DAN MAKNA DI BALIK KISAH BUNIAN

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:15 WIB

Gubernur Sumatra Barat: Tegaskan Penambang Harus Urus Izin: “Jangan Cari Nafkah dengan Mengorbankan Nyawa

Berita Terbaru

Daerah

PESAN DAN MAKNA DI BALIK KISAH BUNIAN

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:57 WIB