JALAN NASIONAL PEKANBARU–KUANSING D DESA PETAI BERDEBU PARAH, WARGA SAMPAI KORBAN BIAYA SIRAM SENDIRI, MINTA PEMERINTAH TANGANI

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI, pilarfakta.id — Kondisi ruas Jalan Nasional Pekanbaru–Kuantan Singingi yang melintasi Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir, saat ini menimbulkan keluhan mendalam masyarakat. Sejak proyek pembenahan jalan dimulai, permukaan jalan yang belum diaspal berubah menjadi sumber debu tebal yang beterbangan setiap kali kendaraan melintas.

Debu itu menyelimuti pemukiman warga, masuk ke dalam rumah, barang-barang, hingga mengganggu kesehatan pernapasan dan mata anak-anak maupun orang dewasa yang melintas padahal jalan itu rawan lakalantas! apa lagi di tambah proyek perbaikan jalan tampa peyiraman

Karena tidak ada penanganan dari pihak pelaksana proyek, warga akhirnya merelakan biaya sendiri untuk memcari air dan menyiram jalan agar debu tidak terlalu parah. Bahkan ada warga yang sampai mengeluarkan tenaga dan kendaraan mencari air ,hanya untuk keperluan ini, padahal itu bukan kewajiban mereka.

Masyarakat menyatakan tidak menolak pembangunan jalan, namun meminta agar pekerjaan tidak dilanjutkan tanpa disertai penanganan debu yang memadai. Mereka mendesak:

Segera kirim mobil tangki air untuk penyiraman rutin pagi, siang, dan sore

Kontraktor wajib bertanggung jawab mengendalikan debu selama pekerjaan berlangsung

Jangan membebani warga yang sudah sampai berkorban biaya sendiri

“Kami mengerti tujuannya untuk perbaikan, tapi jangan sampai jalan jadi bagus nanti, justru kami yang sakit-sakitan dan merugi karena harus mengeluarkan biaya tambahan. Ini hak kami untuk hidup sehat,” tegas warga Terdampak

HARAPAN: Warga berharap Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Riau dan Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi segera turun meninjau lokasi, berkoordinasi dengan pelaksana proyek, dan menyediakan sarana penyiraman yang cukup agar pekerjaan tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Panglima TNI Tinjau Operasional Koperasi Merah Putih di Blora, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai
Lantai Dasar Bank Mega Duri Diamuk Jago Merah! 
Kinerja nyata: Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar
Peran aktif masyarakat dinilai penting dalam mendukung pengawasan sektor pertambangan dan mencegah terjadinya aktivitas tambang tanpa izin
Satlantas Polres Kuningan Memberikan Bantuan Bibit Jagung Kepada Kelompok Tani Desa Cibulan
Ribuan Mahasiswa Demo Damai di Jakarta, Suarakan Aspirasi Rakyat
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:33 WIB

JALAN NASIONAL PEKANBARU–KUANSING D DESA PETAI BERDEBU PARAH, WARGA SAMPAI KORBAN BIAYA SIRAM SENDIRI, MINTA PEMERINTAH TANGANI

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:04 WIB

Wakil Panglima TNI Tinjau Operasional Koperasi Merah Putih di Blora, Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:56 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:50 WIB

Lantai Dasar Bank Mega Duri Diamuk Jago Merah! 

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:43 WIB

Kinerja nyata: Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar

Berita Terbaru

Daerah

Lantai Dasar Bank Mega Duri Diamuk Jago Merah! 

Sabtu, 13 Jun 2026 - 05:50 WIB