Rawat Ekosistem Gunung Pundak, Yayasan Suaka Semesta Indonesia Ajak Masyarakat Bijak Menikmati Alam

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO — Upaya menjaga kelestarian kawasan hutan pegunungan terus digelorakan Yayasan Suaka Semesta Indonesia. Kali ini, organisasi tersebut menggelar kegiatan edukasi lingkungan sekaligus aksi konservasi di kawasan Gunung Pundak, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026), tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga alam sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

Sejumlah agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari edukasi alam bebas, kampanye perilaku bertanggung jawab saat berada di kawasan pegunungan, hingga aksi penanaman pohon di kawasan yang membutuhkan penguatan vegetasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami bahwa menikmati alam tidak cukup hanya dengan datang dan menikmati keindahannya. Setiap pengunjung juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberadaannya tidak menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan.

Materi yang diberikan antara lain mengenai etika beraktivitas di alam terbuka, pengelolaan sampah secara mandiri, penerapan prinsip Leave No Trace, serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Ketua Yayasan Suaka Semesta Indonesia, Tri Agung Prasetyo, S.H., mengatakan pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga kawasan hutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun lembaga pengelola kawasan konservasi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa masyarakat dapat menikmati alam secara bertanggung jawab. Bukan hanya datang untuk menikmati keindahan, tetapi juga ikut memberikan kontribusi nyata bagi kelestariannya,” ujar Tri Agung.

Baca Juga:  Kades Sidokepung Ajak Warga Bersatu Lewat Karnaval Budaya HUT RI ke-81

Ia menegaskan, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan bukan sekadar seremoni. Bibit yang ditanam diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menjaga fungsi ekologis kawasan pegunungan.

“Penanaman pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi merupakan investasi ekologis untuk masa depan. Kehadiran kita di Gunung Pundak harus meninggalkan jejak kebaikan, bukan meninggalkan kerusakan,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menikmati keindahan alam, namun hak tersebut harus berjalan seimbang dengan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan.

“Menikmati keindahan alam adalah hak setiap warga, tetapi menjaga dan melestarikannya merupakan tanggung jawab hukum dan moral kita bersama,” imbuh Tri Agung.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, ratusan bibit pohon konservasi ditanam bersama di kawasan Gunung Pundak pada Minggu pagi. Aksi tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat fungsi kawasan hutan, khususnya dalam menjaga tata air, mengurangi potensi erosi serta mendukung keberlangsungan habitat berbagai jenis flora dan fauna.

Yayasan Suaka Semesta Indonesia menyatakan akan terus mendorong kegiatan serupa dengan pendekatan berbasis edukasi dan partisipasi masyarakat.

Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti di Gunung Pundak, tetapi dapat berkembang ke berbagai wilayah di Jawa Timur dan daerah lainnya sebagai bagian dari upaya membangun budaya masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI
PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*
PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur
Polres Pasuruan ungkap pelajar tewas di Prigen, Pelaku masih Kerabatnya Sendiri
DEMO DINAS PENDIDIKAN, KOMANDAN MADINA DESAK BUPATI COPOT KADIS PENDIDIKAN
Polres Gresik Gandeng Tim Ahli Kaji Jalur Blackspot di Driyorejo*
Khidmat, Polres Humbahas Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:02 WIB

PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:03 WIB

PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Polres Pasuruan ungkap pelajar tewas di Prigen, Pelaku masih Kerabatnya Sendiri

Berita Terbaru