Kepala Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur Tewas Diseruduk Gajah Liar.

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur, Pilarfakta.id– Rabo 31 Desember 2025, Duka mendalam menyelimuti warga Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur. Kepala Desa Braja Asri, Darusman, dilaporkan meninggal dunia setelah diseruduk seekor gajah liar, pada rabu, 31 Desember 2025.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan perkebunan karet yang berdampingan dengan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, yang diketahui masih berbatasan langsung dengan habitat gajah liar. Menurut keterangan warga,korban mengetahui adanya segerombolan gajah liar memasuki perkebunan warga melalui grup whatsapp desa,sebagai kepala desa korban langsung menuju lokasi bersama beberapa warga, nahas korban terpergok oleh segerombolan gajah liar sehingga tidak bisa menyelamatkan diri dan diseruduk serta diinjak oleh gajah liar,korban mengalami patah paha dan juga berdasarkan informasi dari beberapa warga kepala korban terinjak gajah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mencoba menghalau gajah – gajah liar tersebut,korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dialaminya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepergian Darusman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, perangkat desa, serta masyarakat Desa Braja Asri. Almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

Baca Juga:  Kelakuan Biadab, 10 Remaja Gilir Gadis Belia Berkali-kali, 5 Pelaku Telah Diamankan Polres Inhu

Terkait kejadian tersebut slaah satu tokoh Masyarakat Fikri mengatakan, “Inilah salah satu alasan kami menolak rencana pemerintah beberapa waktu lalu untuk mengalihkan zona inti hutan Taman Nasional Way Kambas,karena ketika zona inti habitat Gajah way kambas dipersempit maka yang akan terdampak adalah kami selaku masyarakat yg berada di sekitar Taman Nasional Way Kambas,seperti kejadian pada hari ini,dan semoga pihak terkait segera mengurungkan niatnya untuk merubah zona inti hutan Taman Nasional way kambas guna untuk kelangsungan hidup gajah – gajah fi Taman Nasional way kambas serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar dari amuk gajah-gajah liar yang merasa terusik oleh rencana-renaca perubahan zona inti Taman Nasional Way kambas.” Ungkap Fikri selaku tokoh masyarakat setempat.

Selanjutnya Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat keberadaan satwa liar yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kaperwil: ( Welly )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Patroli Kondusifitas Selama Ramadhan, Amankan Pelaku Balap Liar
Polresta Cirebon Sita 78 Botol Miras Hasil Razia Pekat
Kebakaran Hebat! Gudang Solar Diduga Ilegal di Pekanbaru menggegerkan warga
Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak Terungkap:  Teryata Berjuang Selamatkan Anakya Dari lubang Septic tank
Gerak Cepat Polres Probolinggo Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir
KEMACETAN TERUS TERJADI SETIAP HARI PENGUNA JALAN MENGELUH
gajah sumatra mengamuk di mes karyawan PT Rara Abadi yang berada di Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan, Masuk Rumah Korban Melalui Jendela
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:25 WIB

Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Patroli Kondusifitas Selama Ramadhan, Amankan Pelaku Balap Liar

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:21 WIB

Polresta Cirebon Sita 78 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:51 WIB

Kebakaran Hebat! Gudang Solar Diduga Ilegal di Pekanbaru menggegerkan warga

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:28 WIB

Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak Terungkap:  Teryata Berjuang Selamatkan Anakya Dari lubang Septic tank

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:12 WIB

Gerak Cepat Polres Probolinggo Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru

Daerah

Polresta Cirebon Sita 78 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Minggu, 22 Feb 2026 - 12:21 WIB