Pangdam XVII/Cenderawasih Tegaskan tak Ada Toleransi bagi Oknum TNI yang Sakiti Rakyat

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum prajurit terhadap masyarakat.

Hal ini disampaikan menyusul meninggalnya Frangki Kogoya, warga Kabupaten Jayawijaya, yang sebelumnya dirawat di RSUD Wamena.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menyampaikan hasil visum menunjukkan korban meninggal akibat luka lebam, bukan luka tembak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama pribadi dan satuan, Pangdam menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” kata Kapendam dalam keterangan resminya.

Baca Juga:  komitmen Polda Riau dalam memberantas penyakit masyarakat serta meminimalisir potensi terjadinya tindak pidana C3

Sementara itu, Mayjen Amrin menegaskan bahwa setiap tindakan kekerasan akan diproses sesuai hukum.

“Jika terbukti bersalah, pelaku akan dihukum. Prajurit Kodam XVII/Cenderawasih wajib menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan tidak boleh menyakiti hati rakyat,” tegas Amrin.

Saat ini, Pomdam XVII/Cenderawasih tengah melakukan penyelidikan. Oknum anggota yang diduga terlibat telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif.

Amrin juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu yang belum terverifikasi, serta tetap menjaga situasi agar Papua senantiasa aman dan damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung
Polri Peduli : Polres Lumajang Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara
Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah
Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu 10,33 Gram di Beji
Wow! Petaka yang didapat Niat Basmi Sarang Tawon pria Ini Justru Sebabkan Lahan Terbakar 3 Hektare
Tim gabungan menduga kuat kematian gajah dipastikan akibat tembakan senjata api yang mengenai bagian tengkorak atau batok kepala
Babinsa Pegambiran Monitoring Pendistribusian MBG untuk B3
Gerakan Bersih Sambut Ramadan 1447 H, Kodim 0615/Kuningan Satukan TNI–Polri dan Elemen Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:51 WIB

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:21 WIB

Polri Peduli : Polres Lumajang Salurkan Bantuan untuk Lansia Sebatangkara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:18 WIB

Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:15 WIB

Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu 10,33 Gram di Beji

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:35 WIB

Wow! Petaka yang didapat Niat Basmi Sarang Tawon pria Ini Justru Sebabkan Lahan Terbakar 3 Hektare

Berita Terbaru

Daerah

Polres Mojokerto Kota Bersama Warga Gagalkan Perang Sarung

Sabtu, 21 Feb 2026 - 09:51 WIB