Panggung Sound Horeg dan Dancer di Dekat Masjid Dusun Kesemi Dipersoalkan Warga, Video Viral Jadi Sorotan Publik

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN — Keberadaan panggung hiburan dengan sound horeg di sekitar Masjid Dusun Kesemi, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, menuai sorotan warga.

Perhatian publik tertuju pada penampilan sejumlah dancer yang berjoget di atas panggung dengan iringan musik bervolume keras. Kondisi tersebut dinilai sebagian warga perlu menjadi perhatian, mengingat lokasi hiburan berada tidak jauh dari tempat ibadah.

Persoalan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Potongan video kegiatan yang memperlihatkan penampilan dancer dengan dentuman musik keras disebut telah beredar luas dan menjadi bahan perbincangan warganet di TikTok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warganet menyayangkan adanya hiburan dengan konsep tersebut yang digelar di sekitar masjid. Mereka mempertanyakan sejauh mana penyelenggara memperhatikan keberadaan tempat ibadah dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Sorotan ini bukan semata mengenai keberadaan hiburan rakyat, melainkan menyangkut lokasi, tingkat kebisingan, serta bentuk pertunjukan yang berlangsung di ruang publik dan berdekatan dengan tempat ibadah.

Baca Juga:  Gubernur Akmil Buka Pendidikan 713 Taruna Tingkat I/Pratar

Di satu sisi, masyarakat memiliki hak untuk menikmati hiburan. Namun di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan di lingkungan permukiman juga perlu memperhatikan ketertiban, kenyamanan warga, serta kondisi lingkungan sekitar.

Ramainya video tersebut di media sosial menunjukkan bahwa persoalan ini tidak lagi sebatas pembicaraan di tingkat lokal. Publik pun mulai mempertanyakan bagaimana proses perizinan kegiatan tersebut, siapa pihak yang bertanggung jawab, serta apakah aspek ketertiban dan kenyamanan masyarakat telah menjadi pertimbangan.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak penyelenggara maupun pemerintah desa terkait kegiatan tersebut, termasuk mengenai izin penyelenggaraan dan pengaturan volume suara.

Publik kini menunggu penjelasan yang lebih terang agar polemik tidak berkembang menjadi kesalahpahaman. Hiburan boleh berlangsung, tetapi ketika berada di tengah permukiman dan berdekatan dengan tempat ibadah, aspek toleransi, ketertiban, serta penghormatan terhadap lingkungan sekitar tentu menjadi hal yang patut diperhatikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan
Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI
PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*
PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur
Polres Pasuruan ungkap pelajar tewas di Prigen, Pelaku masih Kerabatnya Sendiri
DEMO DINAS PENDIDIKAN, KOMANDAN MADINA DESAK BUPATI COPOT KADIS PENDIDIKAN
Polres Gresik Gandeng Tim Ahli Kaji Jalur Blackspot di Driyorejo*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Farewell Parade Sertijab Kapolres Pasuruan, AKBP Irawan Setyono Resmi Lanjutkan Kepemimpinan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jaga Sinergitas dan Kolaborasi, Kapolres Pasuruan Kunjungi Makodim 0819 di HUT ke-81 TNI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:02 WIB

PERNYATAAN SIKAP KETUA UMUM HMI CABANG MANDAILING NATAL PERIODE 2024–2025

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 42 Gram Sabu*

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:03 WIB

PKPA Angkatan 25 Sukses Digelar di Tanggulangin Sidoarjo, Diikuti 20 Peserta dari Berbagai Wilayah di Jawa Timur

Berita Terbaru