Perjalanan Insaf Mantan Preman, Saksi Nyata Bahaya Miras & Narkoba Rusak Pikiran & Masa Depan  

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badar lampung,25 Juli 2026] – Kisah ini menjadi pelajaran berharga tentang betapa cepatnya hidup bisa hancur akibat jeratan kebiasaan buruk, dan betapa indahnya jalan kembali saat seseorang menyadari kesalahannya. Ini adalah perjalanan seorang mantan preman yang memilih bertobat setelah kehilangan segalanya karena minuman keras dan narkoba.

 

Sebut saja (SN), kini berusia 40 tahun. Di masa mudanya, ia menjadi sosok yang ditakuti di lingkungannya. Menganggap kekerasan dan kebebasan tanpa aturan sebagai gaya hidup. Awalnya hanya ikut-ikutan teman, mulai meminum minuman keras (miras) untuk terlihat jantan dan berani. Perlahan, agar bisa bertahan dalam situasi berbahaya dan merasa lebih “kuat”, ia mulai terlibat penggunaan narkoba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Saat itu saya pikir itu teman terbaik. Minum bikin berani, pakai obat bikin lupa masalah. Tapi ternyata itu pintu neraka,” kenang Budi.

agaimana Miras & Narkoba Merusak Pikiran?

Dalam ceritanya, ia menjelaskan dampak nyata yang ia rasakan sendiri:

Hilang Kendali Akal Sehat: Alkohol mengganggu kerja otak bagian depan yang mengatur pertimbangan dan keputusan. Hal yang tadinya tidak mungkin dilakukan, menjadi terasa biasa saja. Emosi meledak-ledak, mudah marah, dan melakukan kekerasan tanpa rasa bersalah.

Pikiran Menjadi Sempit & Sesat: Zat adiktif mengubah struktur kimia otak. Perlahan, ia tidak lagi bisa berpikir jernih, tidak bisa membedakan mana baik dan buruk, serta tidak peduli lagi pada keluarga, harga diri, maupun masa depan.

Baca Juga:  Kapolda Jambi Irjen Krisno Halomoan Siregar Kunjungan ke “Bona Pasogit Paranginan” Humbang Hasundutan

Kehilangan Segalanya: Uang habis, tubuh kurus, teman menjauh, dan nyawa selalu di ujung tanduk karena konflik yang dipicu saat mabuk.

 

Perubahan terjadi saat ia terbaring sakit parah akibat kerusakan organ dan mengalami gangguan saraf berat. Di saat terpuruk sendirian tanpa ada yang mempedulikan, ia teringat pesan ibunya dan Tuhan. Ia sadar, kekuatan yang ia banggakan selama ini hanyalah kelemahan yang membelenggu.

 

Ia memutuskan untuk berhenti total, memulihkan diri, dan kembali memeluk agama serta berbakti pada keluarga. Kini Budi hidup tenang, bekerja halal, dan sering berkeliling memberi penyuluhan agar generasi muda tidak mengikuti jejaknya.

Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa minuman keras dan narkoba adalah pintu gerbang kehancuran. Bukan hanya merusak fisik, tetapi mematikan akal sehat, mengubah manusia menjadi biadab, dan menghancurkan masa depan.

 

Namun, kisah ini juga mengajarkan bahwa selalu ada jalan pulang. Siapa pun yang mau bertobat dan berusaha memperbaiki diri, akan selalu ada kesempatan untuk memulai hidup baru yang lebih bermartabat dan bermanfaat.

 

Sumber: Wawancara langsung & Dokumentasi Lapangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Polres Bojonegoro Edukasi Ratusan Pelajar Soal AI Antisipasi Deepfake dan Hoaks*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.

Berita Terbaru