Masif Pemblokiran Barcode, Para Sopir Truk di Jateng Terancam Nganggur

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, pilarfakta.id – Sejumlah juragan truk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY memprotes tindakan PT Pertamina yang memblokir barcode pembelian BBM milik mereka. Pasalnya, upaya pemblokiran barcode dinilai merugikan mereka di tengah lonjakan harga BBM nonsubsid

Seperti diketahui, harga BBM nonsubsidi jenis Pertamina Dex dan Dexlite mengalami kenaikan 70 persen ketimbang kondisi normal. Harga Pertamina Dex per April ini berkisar Rp23.900-Rp24.250 per liter. Sedangkan harga Dexlite terbaru yakni Rp23.600 per liter.

Sekretaris DPD Aptrindo Jateng DIY, Dedi Untoro mengatakan, naiknya harga BBM nonsubsidi sebetulnya tidak jadi persoalan bagi para pemilik truk atau angkutan barang. Sebab mayoritas memang tidak terkena dampaknya. Rata-rata sopir truk menggunakan BBM bio solar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja semenjak harga BBM nonsubsidi dinaikkan di bulan April, pemerintah pusat melalui Pertamina justru mengeluarkan aturan penghapusan barcode, yang merugikan pemilik truk.

“Barcode diblokir sejak ada kenaikan BBM nonsubsidi. Tiap hari ada yang (pelaku usaha) yang kena dua lima barcode diblokir. Ada 200 lebih barcode angkutan barang yang terblokir. Dari Pertamina katanya mereka ada penyesuaian data penerima BBM subsidi. Tetapi fakta di lapangan, mereka sama sekali tidak memberikan solusi apa pun,” ujar Dedi kepada Yudha.m , Senin (27/4/2026).

Baca Juga:  HAPPY BIRTHDAY Ke-5 Dyah Ayu Framesthi Carolline, Perayaan Meriah Penuh Kebahagiaan Digelar Water Land Cirebon 

Ia mengaku, upaya Pertamina menghapus barcode angkutan barang berdampak terhadap segi operasional. Dedi menuturkan masifnya penghapusan barcode membuat banyak truk tidak bisa beroperasi karena terkendala pembelian solar.

Sebagai contoh, satu pelaku usaha yang memiliki puluhan truk, saat ini hanya bisa mengoperasikan beberapa truk saja karena armadanya banyak yang berhenti beroperasi.

“Mestinya pemerintah memikirkan nasib kami sebagai pelaku usaha angkutan barang. Karena peran kami ini vital sebagai penyalur logistik dari hulu ke hilir. Nah, kalau kondisi ini berlarut-larut, dampaknya bisa luar biasa. Harga-harga kebutuhan pokok melambung. Dan fatalnya lagi tenaga kita banyak yang nganggur terutama para sopir yang harus menghidupi anak istrinya,” urainya.

Lebih lanjut lagi, pihaknya menyarankan supaya Pertamina menyosialisasikan aturan barcode angkutan barang dengan detail. Sehingga tidak menimbulkan salah tafsir bagi kalangan pelaku usaha.

Selain itu, penyaluran BBM subsidi perlu diatur supaya tepat sasaran.

“Kalau ada kenaikan BBM subsidi kita tidak masalah, karena kita tidak terdampak. Kita minta yang penting ada solarnya. Dinaikan gak apa-apa. Yang penting ada barangnya,” ujar nya. ( Yudha.M )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Lintas Daerah*
Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil
KABUT ASAP PEKAT SELIMUTI BAYUNG LENCIR SEPANJANG HARI, SRIANTO DESAK TINDAKAN NYATA PEMERINTAH  
DI DUGA GALIAN C SUMBER KRAMAT TONGAS TABRAK ATURAN SEOLAH KEBAL HUKUM .
Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*
Dua Oknum Security Diduga Intimidasi dan Halangi Wartawan di Perusahaan Jalan Ness, UU Pers Ancam Pidana 2 Tahun
*Kapolres Gresik Turun Tangan Respons Isak Tangis Warga Korban Pemerasan DC Pinjol*
Humbang Hasundutan Juara Umum Olimpiade Gasing Nasional 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Lintas Daerah*

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:18 WIB

Kapolres Pasuruan Takziah ke Rumah Duka Korban Pembunuhan Prigen, Tegaskan Komitmen Penanganan Kasus Secara Adil

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:04 WIB

KABUT ASAP PEKAT SELIMUTI BAYUNG LENCIR SEPANJANG HARI, SRIANTO DESAK TINDAKAN NYATA PEMERINTAH  

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Polres Nganjuk Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Lima Tersangka Diamankan*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Dua Oknum Security Diduga Intimidasi dan Halangi Wartawan di Perusahaan Jalan Ness, UU Pers Ancam Pidana 2 Tahun

Berita Terbaru