Lumajang – PILARFAKTA.ID – Anggota Polsek Tempeh melaksanakan patroli dan pemantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) serta mencegah terjadinya kelangkaan BBM di wilayah hukum Polsek Tempeh.
Dalam patroli tersebut, petugas memantau situasi antrean kendaraan roda dua maupun roda empat yang melakukan pengisian BBM di SPBU setempat. Hasil pemantauan menunjukkan situasi masih aman, tertib dan terkendali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin mengatakan, kehadiran personel kepolisian di SPBU merupakan upaya preventif guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak terjadi penyalahgunaan.
“Patroli dan pemantauan rutin kami lakukan untuk mengantisipasi adanya penimbunan BBM maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPBU,” ujar AKP Syamsul Arifin.
Ia menjelaskan, antrean kendaraan roda dua terlihat cukup ramai, namun masyarakat tetap tertib mengikuti antrean secara bergantian sehingga situasi tetap kondusif.
“Untuk antrean kendaraan roda dua masih dalam kondisi tertib dan terkendali. Masyarakat mengisi BBM sesuai antrean satu persatu,” katanya.
Sementara itu, antrean kendaraan roda empat juga terpantau ada, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan maupun kepadatan arus lalu lintas di jalan raya sekitar SPBU.
“Antrian kendaraan roda empat juga masih terkendali dan tidak menyebabkan kepadatan arus lalu lintas,” tambahnya.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban saat mengantre dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
AKP Syamsul Arifin menegaskan, Polsek Tempeh akan terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah SPBU guna menjaga stabilitas keamanan serta memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
“Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan distribusi BBM berjalan lancar sehingga masyarakat merasa nyaman,” pungkasnya.(Kaperwil Jatim )




















