Penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang Digenjot, Target 2026 Tembus 1.000 Unit

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.SERANG– PILARFAKTA.ID Pemerintah Kabupaten Serang terus menggenjot penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu). Program tersebut disebut menjadi prioritas masa kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatu Zakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana, mengatakan penanganan rutilahu telah berjalan sejak 2013. Hingga 2023, total sekitar 14.900 unit rumah telah ditangani.

“Pada 2024 kami lakukan pendataan ulang, dan masih terdapat 8.196 rutilahu di Kabupaten Serang,” kata Okeu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, pada 2025 penanganan dilakukan secara kolaboratif melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bantuan Pemerintah Provinsi Banten, Baznas, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Total rumah yang tertangani pada 2025 mencapai 457 unit.

Rinciannya, 218 unit dari APBD Kabupaten Serang, 90 unit dari APBN, 39 unit dari Pemprov Banten, serta 110 unit dari Baznas, CSR, dan koperasi. “Sehingga di akhir 2025 masih tersisa 7.122 unit rutilahu,” ujarnya.

Memasuki 2026, Pemkab Serang mengalokasikan penanganan 318 unit melalui APBD, yang terdiri dari 300 unit program reguler dan 18 unit program rumah mendesak. Program mendesak ini ditujukan bagi korban bencana atau warga dengan kondisi hunian yang sangat tidak layak.

Selain itu, Pemkab Serang juga memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Awalnya, Kabupaten Serang mendapatkan alokasi 400 unit, yang kemudian bertambah menjadi 500 unit, dan akhirnya disepakati meningkat menjadi 663 unit melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi.

Baca Juga:  Disinyalir Tanpa PBG, Pembangunan Tujuh Ruko Dua Lantai di Rancasawo Tetap Berjalan Meski Sudah SP2

“Kalau digabung dengan APBD, jumlahnya sudah mendekati 1.000 unit,” kata Okeu.

Tambahan bantuan juga berasal dari CSR, antara lain dari perbankan dan perusahaan swasta, serta dukungan terbatas dari Pemprov Banten. Jika seluruh sumber digabung, termasuk kontribusi Baznas sekitar 98 unit, total penanganan rutilahu pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 1.100 unit

Okeu menjelaskan, sebagian besar program rutilahu bersifat stimulan, dengan bantuan sekitar Rp25 juta per unit. Skema ini mengandalkan partisipasi masyarakat melalui swadaya, seperti pemanfaatan kembali material rumah lama dan gotong royong tenaga kerja.

Namun, untuk program rumah mendesak dan sebagian bantuan CSR, pembangunan dilakukan secara penuh hingga rumah siap huni. “Kalau program mendesak itu terima kunci, tidak ada swadaya,” kata dia.

Total anggaran dari APBD untuk program rutilahu reguler pada 2026 mencapai sekitar Rp7,5 miliar, ditambah sekitar Rp780 juta untuk program rumah mendesak.

Okeu optimistis target penanganan rutilahu dapat melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Target RPJMD sekitar 351 unit, tapi dengan kolaborasi berbagai pihak, tahun ini bisa tembus di atas 1.000 unit,” ucapnya. ( PILARFAKTA.ID YUDHA.M )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal: “Laporkan, Selamatkan Negara
Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa
Gus Haris Tegaskan “Tidak Ada Tempat untuk Judi di Probolinggo, Siapa pun yang Membekingi Akan Ditindak!
Polsek Candipuro Intensifkan Blue Light Patrol, Antisipasi Curanmor dan Pecah Kaca di Malam Hari
Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Pengendalian Inflasi Daerah
Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Yosowilangun Pacu Produktivitas Jagung Desa Wotgalih
POLSEK BANYUATES BERHASIL UNGKAP KASUS CURANMOR, TIGA TERDUGA PELAKU DIAMANKAN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:33 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta

Senin, 25 Mei 2026 - 06:40 WIB

Penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang Digenjot, Target 2026 Tembus 1.000 Unit

Senin, 25 Mei 2026 - 06:37 WIB

Polres Pasuruan Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal: “Laporkan, Selamatkan Negara

Senin, 25 Mei 2026 - 06:35 WIB

Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa

Senin, 25 Mei 2026 - 05:47 WIB

Gus Haris Tegaskan “Tidak Ada Tempat untuk Judi di Probolinggo, Siapa pun yang Membekingi Akan Ditindak!

Berita Terbaru