Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU,pilarfakta.id – Momentum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau yang secara resmi disebut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) selalu menjadi ujian krusial bagi integritas dunia pendidikan.

Menyadari titik rawan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat membentengi para kepala sekolah dasar (SD) negeri agar tidak goyah oleh godaan praktik transaksional maupun gratifikasi sepanjang proses seleksi berlangsung.

Ketegasan ini disuarakan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, saat membuka agenda krusial di Ruang Multimedia, Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para kepala sekolah, ia meluncurkan langkah preventif bertajuk Sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 61 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB, yang disandingkan dengan Sosialisasi Kedisiplinan Pegawai.

Langkah ini sengaja diambil sejak dini sebagai perisai antisipatif guna meredam riak-riak persoalan yang kerap membayangi musim penerimaan siswa baru.

Agung mengumpulkan para kepala SD negeri, khususnya figur-figur senior yang telah kenyang pengalaman, demi menyamakan frekuensi dan memetakan potensi masalah yang mungkin meletup di lapangan secara tak terduga.

Meski rekam jejak SPMB tingkat sekolah dasar di Kota Bertuah terbilang relatif adem dan berjalan baik pada tahun-tahun sebelumnya, Wali Kota mengingatkan bahwa ruang untuk kelengahan sama sekali tidak boleh dibuka.

Kewaspadaan berlapis tetap menjadi harga mati agar tidak ada satu pun celah kecurangan yang berpotensi mencederai hak-hak calon peserta didik untuk mendapatkan keadilan.

Baca Juga:  Diskominfo kabupaten kuansing: kunjungan kerja dan diskusi terkait pengembangan layanan pemerintahan berbasis digital yang berlangsung di Bandung

“Yang penting saat ini adalah terus berbuat baik dengan niat yang baik, tetapi juga harus dijalankan melalui cara yang benar. Jika caranya melenceng, maka niat se-mulia apa pun akan tetap bernilai salah di mata hukum. Ini prinsip mati yang wajib dipegang teguh seluruh jajaran Pemko, tanpa terkecuali pihak sekolah,” tegas Agung Jumat (12/6/2026).

Demi memperkuat pengawasan, Pemko Pekanbaru sengaja menggandeng Inspektorat secara langsung dalam sosialisasi ini sebagai mentor sekaligus pengawas. Kehadiran lembaga internal ini dimaksudkan agar para kepala sekolah paham betul peta regulasi pengawasan, sehingga mereka tahu persis ke mana harus melangkah dan berkonsultasi jika tiba-tiba dihadapkan pada situasi dilematis di lapangan.

Agung secara khusus menginstruksikan para kepala sekolah untuk membangun komunikasi dini dengan Inspektorat jika mendapati adanya sumbatan atau tekanan dari pihak luar.

“Langkah ini penting agar setiap kendala teknis maupun non-teknis bisa langsung dicarikan solusinya secara jernih, tanpa perlu mencari-cari siapa yang salah atau memicu kegaduhan publik yang tidak perlu,” jelas Agung.

Menutup arahannya, Wali Kota menyoroti liarnya arus informasi di media sosial yang kerap memicu hoaks dan memelintir fakta di tengah masyarakat selama musim PPDB.

Untuk itu, selain menuntut kepala sekolah bersikap lebih proaktif dan transparan, Pemko Pekanbaru juga bersiap membentuk Kelompok Kerja (Pokja) khusus yang akan berfungsi sebagai wadah respons cepat demi memastikan seluruh proses penerimaan siswa berjalan mulus, bersih, dan berkeadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pasuruan Ringkus Pengedar Sabu di Lumbang, Barang Bukti Disembunyikan di Ikatan Gorden
DPKP Kota Cirebon Tingkatkan Kompetensi Personel Melalui Penguatan Kapasitas dan Keterampilan Teknis
SAT LANTAS POLRES KUNINGAN MEMBERIKAN BANTUAN BERUPA CAIRAN PEMBASMI RUMPUT KEPADA KELOMPOK TANI DESA CIBULAN KECAMATAN CIDAHU DALAM RANGKA PENANAMAN JAGUNG SEBAGAI IMPLEMENTASI KETAHANAN PANGAN NASIONAL
1.862 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Berdiri di 12 Kabupaten/Kota se-Riau
73 Ribu Akun Telah Aktif, 55.652 Ribu Calon Murid Sudah Pilih Sekolah
Fenomena “Orang Tak Punya Malu”: Hilangnya Nilai Etika dan Sopan Santun di Tengah Masyarakat
Hari Jadi Cirebon ke-599 Dengan Semangat Kebersamaan Yang Tercermin Dalam Tema Manunggal Winangun Caruban
Kota Cirebon Pertahankan Opini WTP ke-10, Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:29 WIB

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:46 WIB

Polres Pasuruan Ringkus Pengedar Sabu di Lumbang, Barang Bukti Disembunyikan di Ikatan Gorden

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:41 WIB

DPKP Kota Cirebon Tingkatkan Kompetensi Personel Melalui Penguatan Kapasitas dan Keterampilan Teknis

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:35 WIB

SAT LANTAS POLRES KUNINGAN MEMBERIKAN BANTUAN BERUPA CAIRAN PEMBASMI RUMPUT KEPADA KELOMPOK TANI DESA CIBULAN KECAMATAN CIDAHU DALAM RANGKA PENANAMAN JAGUNG SEBAGAI IMPLEMENTASI KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:18 WIB

1.862 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Berdiri di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

Berita Terbaru