Miris, Seorang Ibu Baru Melahirkan Kehilangan Tempat Tinggal Di Jual Oleh Mantan Suami Siri.

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Belinyu,pilarfakta.id — Seorang perempuan berinisial J (37) di Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mengalami musibah setelah rumah yang selama ini ditempatinya diduga dijual tanpa persetujuannya oleh mantan suami siri, A (49). Peristiwa ini memicu keprihatinan publik, terutama karena J baru saja melahirkan anaknya.

Peristiwa itu terungkap setelah J pulang ke Belinyu, satu bulan usai melahirkan di Belitung Timur. Setibanya di kampung, ia mendapati rumah tersebut telah beralih kepemilikan dan sedang direnovasi oleh D, pihak yang mengaku membeli tanah dan bangunan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang tetangga, M (40), menyebut J mengalami tekanan berat. “J kehilangan tempat tinggal sekaligus rasa aman bagi bayinya. Ia berharap aparat segera mengambil tindakan,” ujarnya.

Laporan ke Polisi dan Pendampingan LBH KUBI

J sempat melapor ke Polsek Belinyu pada 13 November 2025, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Salah seorang rekannya kemudian menyarankan agar J mencari bantuan hukum dari LBH KUBI.

LBH KUBI sebelumnya juga pernah mendampingi kasus serupa yang mandek di Polsek Belinyu pada 2021, yakni kasus pencabulan terhadap perempuan disabilitas yang hingga kini menjadi perhatian publik.

Analisis Hukum dari LBH KUBI

Kepala Divisi Advokasi Perlindungan Perempuan dan Anak LBH KUBI, Widya Septiana, S.H, menegaskan bahwa meski pernikahan J dan A adalah nikah siri, hak-hak J tetap dapat dilindungi.

Baca Juga:  Dankorbrimob Polri Mohon Doa Masyarakat Indonesia Untuk Perjuangan Kontingen Di Uae Swat Challenge 2026

Widya menyebut pihaknya telah mengecek PBB yang tercatat atas nama J. “Jika aset itu atas nama J, bagaimana A bisa memindahtangankan tanah dan rumah itu tanpa melibatkan pemiliknya?” tegasnya.

Dari aspek yuridis, ia menjelaskan:

Pernikahan siri tidak memiliki kekuatan hukum administrasi, sesuai Pasal 2 ayat (2) UU Perkawinan, sehingga tidak menimbulkan harta bersama menurut ketentuan Pasal 35 ayat (1).

Jika rumah itu adalah milik J atau dibeli atas namanya, maka tindakan A dapat mengarah pada penipuan (Pasal 378 KUHP) atau penggelapan (Pasal 372 KUHP).

Baik penjual maupun pembeli juga dapat terjerat tindak pidana penyerobotan tanah (Pasal 385 KUHP).

Jika ditemukan dokumen yang dipalsukan untuk proses jual beli, maka dapat dikenakan Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat.

LBH KUBI telah menerima pengaduan pada 16 November 2025 dan mendapatkan kuasa resmi dari J pada 17 November 2025. Laporan resmi akan segera dilayangkan, dengan tembusan kepada Komnas Perempuan dan KPAI.

“Kami akan mengawal proses ini hingga tuntas. Bila Polsek Belinyu tidak dapat memproses, kami meminta perkara dilimpahkan ke Polres Bangka atau Polda Babel,” ujar Widya.

 

 

Sumber: Divisi Humas & PPA LBH KUBI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Rohil Riau Berujung Ricuh: Massa Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba!
PERAMBAHAN HUTAN DI LADANG PANJANG TERUS BERLANGSUNG, KAWASAN HP DIDUGA DIALIHFUNGSIKAN MENJADI PERKEBUNAN SAWIT
Kepuasan Publik Mudik Lebaran 2026 Tembus 85,3 Persen, Bukti Kolaborasi Sistem yang Berhasil
Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan
Pemkot Palangka Raya Gandeng BSI, Perkuat Pembiayaan dan Literasi Perbankan bagi IKM dan UMKM
DPP BJI GAS POL, KONSOLIDASI DI CIREBON, SIAPKAN LEGALITAS DAN YAYASAN RESMI
Bupati Samosir Sampaikan LKPJ 2025 Kepada DPRD
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 Resmi Dibuka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:41 WIB

Di Rohil Riau Berujung Ricuh: Massa Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba!

Sabtu, 11 April 2026 - 09:17 WIB

PERAMBAHAN HUTAN DI LADANG PANJANG TERUS BERLANGSUNG, KAWASAN HP DIDUGA DIALIHFUNGSIKAN MENJADI PERKEBUNAN SAWIT

Sabtu, 11 April 2026 - 05:10 WIB

Kepuasan Publik Mudik Lebaran 2026 Tembus 85,3 Persen, Bukti Kolaborasi Sistem yang Berhasil

Sabtu, 11 April 2026 - 05:06 WIB

Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan

Jumat, 10 April 2026 - 16:25 WIB

DPP BJI GAS POL, KONSOLIDASI DI CIREBON, SIAPKAN LEGALITAS DAN YAYASAN RESMI

Berita Terbaru