Bupati Humbang Hasundutan Ikuti Rakor Pemulihan Pasca Bencana Yang Dipimpin Mendagri

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doloksanggul,pilarfakta.id -Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH mengikuti Rapat Koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rangka Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pasca Bencana di Wilayah Sumatera, dilaksanakan secara Video Converence (Vidcon) Jumat, 9 Januari 2026.

Turut hadir mendampingi Bupati Humbang Hasundutan di Ruang Rapat Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Sekda Chiristison R. Marbun, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Kalak BPBD Bernard Simamora, Kadis Sosial Rambe Manalu, Kadis Dukcapil Jara Septo Lumbantoruan, Kadis PKP Anggiat Simanullang, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban gaol, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Kadis Kesehatan Alexander Gultom, Kadis Kopenaker Nurliza Pasaribu dan staf lainnya.

Rakor ini juga diikuti oleh Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, dan para bupati dan walikota terdampak musibah banjir dan longsor di Sumatera .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendagri Tito Karnavian langsung berdialog dengan para Kepala Daerah yang hadir untuk mengecek indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan pascabencana banjir di Sumatera.

Dari Provinsi Aceh, yang diundang adalah Pemerintah Provinsi Aceh bersama 18 kabupaten/kota yang terdampak musibah longsor dan banjir, sedangkan dari Provinsi Sumatera Utara diikuti 19 kabupaten/kota dan dari Sumatera Barat diikuti 16 kabupaten/kota.

Di hadapan para pimpinan daerah itu, Mendagri Tito Karnavian mengecek terkait pelayanan pemerintahan, layanan publik (fasilitas kesehatan meliputi layanan RSUD dan rumah sakit swasta, puskesmas, dan klinik. Selanjutnya sarana serta prasarana pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/SMK), akses darat (jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten/kota dan jalan desa), perekonomian daerah (pasar, restoran, warung, kedai, kafe, toko-toko di luar pasara serta hotel/penginapan), serta aktivitas sosial masyarakat, termasuk rumah ibadah.

Baca Juga:  Peran Penting Seorang Jurnalist, Mengutamakan Adab Dan Etika Yang Baik Dan Benar.

Pada kesempatan itu, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH menyampaikan bahwa Pemerintahan di Kabupaten Humbang Hasundutan berjalan lancar, pelayanan publik ada 5 (lima) unit poskesdes yang rusak sehingga rumah warga digunakan sementara untuk pelayanan Kesehatan masyarakat.

Selanjutnya untuk Rumah Sakit, Puskesmas dan klinik secara umum bisa berjalan dengan baik. Untuk sarana pendidikan ada 11 unit mengalami kerusakan, 2 unit PAUD, 7 unit SD dan 2 Unit SMP, dan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik dengan memanfaatkan ruang guru menjadi ruang kelas untuk sementera.

Untuk infrastruktur jalan secara umum bisa dilalui namun ada satu jalan kabupaten yang pada saat bencana banjir dan longsor amblas sepanjang lebih kurang 3 km, sehingga dilakukan pembukaan jalan baru lebih kurang 4 km dengan progress 60 persen. Sudah bisa dilalui dengan jalan kaki dengan terdampak 800 jiwa.

Mendagri juga mengingatkan agar Pemkab Humbang Hasundutan terus memperhatikan terutama dalam bidang logistik, sehingga kebutuhan masyarakat terdampak bisa dipenuhi. (Demak Siburian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan
DPRD dan PUTR Buka Data Anggaran Jalan, FORMASI Tegaskan Pengawasan Harus Diperketat
Ungkap 3 Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Begal dan Curanmor
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:11 WIB

VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:12 WIB

AMCB bersama Sandekala Trimurti Desa PN Sumber Eksekusi Putusan

Berita Terbaru