Trauma Healing Pasca Bencana, Bupati Humbang Hasundutan Apresiasi Peran PGRI

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbang Hasundutan,pilarfakta.id, -Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., diwakili Asisten Administrasi Umum, Jaulim Simanullang menghadiri kegiatan Trauma Healing Pasca Bencana Alam yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar PGRI Provinsi Sumatera Utara bertempat di Kawasan Wisata Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pengurus Besar PGRI Provinsi Sumatera Utara terhadap dampak psikologis yang dialami masyarakat, khususnya peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan pasca bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Bahal Simanjuntak, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI, Bapak Dr. Dudung Abdul Qadir, M.Pd, Kepala Departemen Olahraga, Seni dan Budaya PB. PGRI, Ibu Rien Safrina, Phd, Plh. Ketua PGRI Sumatera Utara, Napak Samsul Napitupulu, SE., M.Si, Ketua dan Pengurus PGRI Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya tertulis Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Jaulim Simanullang menyampaikan bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi mental dan emosional masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. Oleh karena itu, program trauma healing dinilai sangat penting dan relevan untuk membantu proses pemulihan secara menyeluruh.

“Program ini bukan sekadar pemulihan fisik, tetapi juga mendukung kesehatan mental dan emosional, memperkuat ketahanan diri, serta membangun kembali rasa optimisme di tengah tantangan yang dihadapi,” ujar Asisten.

Bupati juga menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, para pendidik diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan baru dalam memberikan dukungan psikososial kepada peserta didik, sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga:  Bupati Humbang Hasundutan Letakkan Batu Pertama KDMP di Banuarea, Perkuat Wisata dan Ekonomi Desa

Kepada para peserta didik, Bupati memberikan motivasi agar tetap semangat belajar dan tidak menyerah menghadapi keadaan. Ia menekankan bahwa prestasi bukan hanya tentang nilai di kelas, tetapi juga tentang keberanian, ketekunan, dan kemampuan bangkit dari kesulitan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PB PGRI Provinsi Sumatera Utara yang telah memilih Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan trauma healing ini. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah awal pemulihan yang lebih luas bagi masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, Sekjen Pengurus PGRI Dudung Abdul Qodir menyampaikan bahwa PGRI bergerak cepa untuk memberikan bantuan melalui Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Utara, bahkan ada melalui pengurus PGRI Kabupaten/ Kota untuk meringankan beban terdampak bencana.

PGRI bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan serta seluruh stake holder, bagaimana supaya masyarakat terdampak bencana segera pulih dan bangkit. Demikian juga dengan paska bencana, PGRI berperan aktif untuk memulihkan psikologi peserta didik sehingga bisa segera bangkit.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta yang terdiri dari kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta peserta didik, yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat dan partisipasi aktif.

Narasumber pada kegiatan ini Dr. Meslin Silalahi dan Bapak Poltak Simatupang, Dosen Universitas Tapanuli Utara serta Dr. Ambran Pardede, S.Pd., M. PD. (Demak Siburian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru