pemeriksaan terhadap 33 orang saksi dalam kasus gajah mati ditemukan tanpa kepala di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Pelalawan

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, pilarfakta.id – Polres Pelalawan telah melakukan pemeriksaan terhadap 33 orang saksi dalam kasus gajah mati ditemukan tanpa kepala di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Pelalawan.

AKBP John Louis Letedara, SIK, Kapolres Pelalawan mengatakan, puluhan saksi itu merupakan security PT RAPP, karyawan PT RAPP, dan masyarakat umum yang meliputi anggota Perbakin dan masyarakat yang tinggal disekitar lokasi lahan Konsesi PT RAPP.

Sejak temuan gajah mati tersebut sudah dua kali dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, yakni 10 orang saksi pada tanggal 08 Februari 2026,  dan pada tanggal 10 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai hari ini sudah 33 orang saksi yang diperiksa oleh Reskrim Polres Pelalawan, dan Polsek Ukui dan Polsek Pangkalan Kuras serta Sat Intelkam Polres Pelalawan,” kata John Louis.

John Louis mengungkapkan tidak ada bukti kuat yang mengindikasikan keterlibatan seseorang dalam kasus gajah mati, dari pemeriksaan yang dilakukan.

Menurut keterangan saksi-saksi yang diperiksa mereka menyatakan tidak pernah melihat masyarakat yang melintas dengan membawa senjata api ataupun senapan angin di sekitar areal konsesi PT RAPP.

“Salah satu saksi menyatakan bahwa ada masyarakat yang membawa senapan angin di Pos Kundur, tetapi tidak ada yang membawa gading gajah,” ujar John Louis.

John Louis menyatakan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan identifikasi untuk mengungkap kasus gajah mati ini.

Baca Juga:  LEBAK,Banten.PilarFakta.id-Polres Lebak AIPTU Terry.MS dan AIPTU Deni.S, melaksanakan giat Patroli dialogis ke ATM Center Bank BCA Rangkasbitung.

Untuk perkembangan penyelidikan, lanjut John Louis, tim opsnal Polres Pelalawan telah melakukan lidik dan identifikasi hasil foto patroli security PT RAPP terhadap para pemburu yang memasuki areal konsesi PT RAPP Estate Ukui.

“Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa orang yang dicurigai terlibat dalam kasus gajah mati,” kata John Louis.

Upaya lain yang dilakukan untuk mengungkap kasus ini diantaranya pemeriksaan saksi-saksi lain, pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) oleh Tim Gabungan Personil Ditreskrimum Polda Riau dan Tim Opsnal Polres Pelalawan.

Tim gabungan juga akan dikerahkan melakukan penyisiran jalan-jalan kecil/tikus di sekitar TKP, dan pemetaan kembali daerah dan jalan keluar masuk pemburu satwa liar.

John Louis juga menyatakan dalam mengungkap kasus ini pihaknya akan bekerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk mengungkap kasus ini.

John Louis mengakui Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, terus memantau perkembangan kasus ini dan meminta untuk di usut tuntas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus ini kepada pihak kepolisian. Jika ada mengetahui atau melihat suatu tindak pidana dan bisa melaporkannya ke call center telp 110 Polres Pelalawan,” pesan Jhon Louis.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Dampingi Petani Optimalkan Lahan Produktif
VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT
MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU
Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) periode 2026–2031, Ahmad Fikri Assegaf, resmi melantik jajaran pengurus pusat baru
Polsek Kejayan Kawal Pengiriman Hasil Panen Jagung ke Bulog untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional
VIRAL! : ANAK BUPATI TERJARING RAZIA DI KAWASAN KLEP PEKANBARU, LENGKAP DENGAN BARANG BUKTI NARKOBA 
Klarifikasi Lahan Sukajaya Terhambat; Pemilik Kebun dan Kepala Desa Tak Hadir!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:17 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Dampingi Petani Optimalkan Lahan Produktif

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:35 WIB

VIRAL MEMALUKAN: OKNUM POLISI DIKEJAR ISTRI, JATUH MASUK SELOKAN DEPAN POLDA SUMUT

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:31 WIB

MEMALUKAN CORENG NAMA INSTANSI! PEGAWAI DINAS PU BENGKALIS DITANGKAP POLISI, TERBUKTI BAWAB & PAKAI SABU

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Ungkap Kasus Curanmor di Gunung Sugih Raya, Pelaku Terjatuh Saat Kabur Langsung Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:35 WIB

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) periode 2026–2031, Ahmad Fikri Assegaf, resmi melantik jajaran pengurus pusat baru

Berita Terbaru