INi Penjelasan Kepala BBKSDA Riau Terkait Konflik Gajah di Area PT Arara Abadi yang Mengamuk

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbarupilargakta.Id – Penyebab kawanan gajah mengamuk di area konsesi yang juga merupakan jalur perlintasan satwa di Distrik Tapung terungkap setelah tim konservasi menemukan seekor anak gajah terperosok ke dalam septic tank di kawasan mess karyawan perusahaan.

Interaksi negatif satwa liar tersebut terjadi di area konsesi milik PT Arara Abadi, Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, pada Minggu (22/2/2026).

“Tadi kami menerima laporan terkait pengrusakan mess karyawan oleh kelompok gajah liar, namun tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, saat ditemui di kantornya, sore.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Wildlife Rescue Unit (WRU) terdiri dari tenaga medis dan mahout dari Pusat Latihan Gajah Minas langsung dikerahkan menuju ke lokasi.

Menurut saksi-saksi, sebelumnya sekitar pukul 22.00 hingga 00.00 WIB beberapa karyawan melihat ada tiga hingga empat ekor gajah berada di kawasan lindung perusahaan atau greenbelt yang berjarak sekitar 10 meter dari mess.

“Keberadaan gajah di lokasi tersebut sebelumnya dianggap biasa karena kawasan itu merupakan jalur lintasan kelompok gajah dari wilayah Petapahan–Minas,” kata Supartono.

Pagi hari sekitar pukul 5.00 hingga 6.00 WIB, setelah waktu sahur, sekitar 10 ekor gajah tiba-tiba mengamuk dan meraung-raung sambil merusak enam kamar mess karyawan. Takut menjadi korban para karyawan terpaksa keluar untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Dr. H. Suhardiman Amby, MM, secara resmi melantik 1.055 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

Setelah situasi mereda dan kawanan gajah kembali ke area greenbelt, tim mendengar suara teriakan anak gajah. Setelah dilakukan pencarian, petugas menemukan seekor anak gajah terperosok ke dalam septic tank.

“Kami menduga kawanan gajah mengamuk karena salah satu anak dari individu gajah itu terperosok kedalam septic tank dengan kedalaman sekitar dua hingga 2,5 meter,” ujar Supartono.

Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan menarik anak gajah betina keluar dari lubang tersebut, berlangsung sekitar 45 menit anak gajah diperkirakan berusia sekitar tujuh hari itu dilaporkan dalam kondisi sehat dan telah dikembalikan ke kelompoknya.

 

Supartono menduga amukan kawanan gajah dipicu oleh upaya induk dan kelompoknya menyelamatkan anak yang terjebak.

“Jadi raungan anak gajah yang terperangkap diduga memicu respons kelompok sehingga terjadi pengrusakan mess,” jelasnya.

Lebih jauh jelas Supartono, kawasan permukiman mess karyawan tersebut berbatasan langsung dengan hutan lindung perusahaan.

“Area tersebut menjadi jalur pergerakan kelompok gajah Petapahan yang diperkirakan berjumlah 11 hingga 13 individu dengan wilayah jelajah Tapung–Minas,” kata Supartono.

Supartono menambahkan, pihaknya mencatat adanya peningkatan populasi gajah di kantong habitat Petapahan karena sebelumnya total gajah disana hanya sekitar 10 hingga 11 individu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Lubuk Harjo Berjalan Khidmat, Dipandu Mala Sura Bilqis dan Dibina Langsung oleh PJ Kades Urwan Dinata
MERIAHKAN HUT RI KE-81, RATUSAN WARGA IKUTI JALAN SANTAI DAN SENAM SEHAT DI BAYUNG LENCIR
Legalisasi Tambang Emas Kuansing Ditargetkan Jadi Solusi Ekonomi Warga
Pengembangan Kasus PETI, Polda Riau Sita Ratusan Gram Emas dari Toko Syafira
Kapolda Riau Beri Penghargaan Dua Yayasan, Apresiasi Kontribusi Bangun Jembatan Merah Putih Presisi
Selamat Hari Jadi Provinsi Riau ke-69, Keluarga Besar Pilar Fakta ID Dukung Kemajuan dan Kesejahteraan Daerah
PLT Bupati Muklisin Serahkan Bonus untuk Juara MTQ Riau, Apresiasi Generasi Qurani Kuansing
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:57 WIB

Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Lubuk Harjo Berjalan Khidmat, Dipandu Mala Sura Bilqis dan Dibina Langsung oleh PJ Kades Urwan Dinata

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:08 WIB

MERIAHKAN HUT RI KE-81, RATUSAN WARGA IKUTI JALAN SANTAI DAN SENAM SEHAT DI BAYUNG LENCIR

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Legalisasi Tambang Emas Kuansing Ditargetkan Jadi Solusi Ekonomi Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pengembangan Kasus PETI, Polda Riau Sita Ratusan Gram Emas dari Toko Syafira

Berita Terbaru