Pekanbaru, Riau PilarFakta.id-Konflik antara Redaksi Wartasidik Tommy dan mantan jurnalis Pekanbaru Riau semakin memanas. Tommy diduga merekayasa jawaban dan tidak mengakui kerugian yang dialami jurnalis.
Tommy, Redaksi Wartasidik, mengatakan kerugian untuk membeli laptop dan seragam adalah hasil kerja di Jawa Barat. Namun, jurnalis mengklaim Tommy tidak pernah bekerja dan hanya numpang hidup dengan tim di Jawa Barat.
Tommy, Redaksi Wartasidik
Mantan jurnalis Wartasidik Pekanbaru Riau.(Rudi koto,Adi Santoso,Ucok jait,Erna Wati, Dan Masih ada beberapa jurnalist lainya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak disebutkan spesifik, tapi sudah sebabkan kerugian besar bagi jurnalis.
Pekanbaru, Riau, dan Jawa Barat.
Jurnalis mengklaim Tommy tidak memiliki komitmen dan pertanggungjawaban sebagai redaksi.
Jurnalis menuntut Tommy mempertanggungjawabkan kerugian dan menghentikan penyebaran opini palsu. “Maling teriak maling,” kata mereka.
Kantor dan seragam sudah ada, tapi Tommy menghapus jurnalis tanpa konfirmasi. Surat tugas dan KTA Media Wartasidik dibuat Tommy, tapi tidak diakui. Jurnalis merasa dirugikan dan menuntut keadilan.
Red




















