DI BALIK OMBAK BIRU: MIKROPLASTIK MENYERBU LAUT NUSANTARA DAN MENGANCAM KEHIDUPAN BAWAH AIR

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru.Pilarfakta.id,- Bayangkan sedang menikmati sepiring ikan laut yang segar di meja makan. Rasanya lezat dan terlihat sehat. Kenyataan yang jarang terpikirkan ternyata cukup mengejutkan. Pada ikan tersebut, bisa saja ikut masuk potongan plastik yang sangat kecil ke dalam tubuh kita. Mikroplastik, itulah sebutannya. Ukurannya memang nyaris tak terlihat oleh mata, tetapi keberadaannya di laut kini semakin banyak dan mulai menjadi perhatian serius.
Mikroplastik merupakan potongan plastik berukuran sangat kecil, biasanya kurang dari 5 milimeter. Partikel ini berasal dari pecahan plastik yang lebih besar seperti botol minuman, kantong plastik, jaring nelayan, hingga berbagai kemasan sekali pakai yang sering digunakan setiap hari. Sampah plastik yang masuk ke laut tidak benar-benar hilang. Panas matahari, ombak, dan proses alami di perairan membuat plastik perlahan-lahan hancur menjadi potongan yang semakin kecil sampai akhirnya berubah menjadi mikroplastik.
Ukuran yang sangat kecil membuat mikroplastik mudah tersebar ke berbagai perairan. Partikel ini bahkan bisa bercampur dengan plankton dan organisme mikroskopis yang menjadi makanan bagi banyak hewan laut. Kondisi tersebut membuat ikan kecil, kerang, hingga hewan laut yang lebih besar tanpa sengaja menelan mikroplastik karena bentuknya sering terlihat seperti makanan alami.
Masuknya mikroplastik ke dalam tubuh hewan laut tentu bukan hal sepele. Partikel plastik dapat mengganggu sistem pencernaan dan membuat hewan merasa kenyang padahal tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Permukaan mikroplastik juga bisa membawa berbagai zat kimia berbahaya dari lingkungan laut. Zat-zat tersebut berpotensi masuk dan menumpuk di jaringan tubuh organisme laut.
Temuan yang lebih mengejutkan datang dari berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa mikroplastik sudah ditemukan pada beberapa jenis makanan laut yang sering dikonsumsi manusia, seperti ikan, udang, dan kerang. Kondisi ini menunjukkan bahwa plastik yang mencemari laut dapat kembali ke manusia melalui rantai makanan.
Perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu mengurangi dampaknya, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah dengan benar, dan lebih peduli terhadap lingkungan. Laut yang bersih bukan hanya penting bagi kehidupan biota laut, tetapi juga bagi manusia yang bergantung pada sumber daya laut tersebut.

Baca Juga:  Babinsa Kesenden Hadiri Serah Terima Kendaraan Operasional KDKMP

Oleh: Tera Azzahra
Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Polres Bojonegoro Edukasi Ratusan Pelajar Soal AI Antisipasi Deepfake dan Hoaks*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.

Berita Terbaru