Bupati Buka Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas,pilarfakta.id -Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH yang diwakili Sekda Chiristison R. Marbun membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilaksanakan di Aula Hutamas, Perkantoran Tano Tubu, Doloksanggul Selasa 21 April 2026.

Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua TP. PKK Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan, Ketua DWP Ny. Dewi Chiristison R. Marbun, Kadis PMDP2A Kartini Sinambela dan diikuti oleh Camat, Kepala Puskesmas, TP. PKK/ DWP, Perkumpulan Sada Ahmo, Perkumpulan Anak Humbang Hasundutan, FKUB dan lainya. Dan pembicara pada kegiatan ini, Ketua Badan Pembina Jaringan Perlindungan Anak Indonesia Muhammad Mitra dan Dosen UISU Syarifuddin.

Dalam sambutan tertulis Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan Sekda Chiristison R. Marbun menyampaikan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang kompleks dan terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perdagangan orang merupakan bentuk modern dari perbudakan manusia dan menjadi pelanggaran serius terhadap harkat dan martabat manusia. Perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan menjadi korban, sehingga perlu perhatian dan penanganan yang serius dari semua pihak,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Forum Komunikasi Masyarakat Pasar Lama Lintongnihuta Audiensi Kepada Pemerintah Daerah Humbahas

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun ketahanan sosial guna mencegah terjadinya kekerasan dan TPPO. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan, perlindungan, serta penanganan kasus melalui kebijakan dan program yang terintegrasi.

Sementara itu Ketua TP. PKK Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan TPPO harus dimulai dari keluarga. Keluarga menjadi tempat pertama perlindungan terhadap perempuan dan anak serta TPPO.

Terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak ataupun TPPO sangat dipengaruhi oleh tingkat ekonomi, pendidikan dan peraturan perundang-undangan (hukum). Faktor-faktor ini saling terhubung, perekonomian yang rendah akan mempengaruhi tingkat pendidikan dan sebaliknya.

Keberhasilan advokasi dan sosialisasi ini sangat tergantung peserta, apakah peserta sampai disini saja, atau dibawa ke keluarga dan lingkungan di desanya. Oleh karena itu diharapkan peserta akan membawa pengetahuan ini ke keluarga dan lingkungan masing-masing.

Dalam laporan Kepala Dinas PMDP2A, Kartini Sinambela, S.Sos., M.A.P disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang proaktif dalam mendeteksi serta melaporkan potensi tindak pidana perdagangan orang di lingkungannya, serta memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam penanganan kasus secara efektif.
(Demak Siburian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru