Kodam Siliwangi Siap Tindak Anggota yang Bekingi Matel Pembacok Brimob

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG – PILARFAKTA.ID Kodam III/Siliwangi memastikan akan menindak tegas anggota TNI yang terlibat atau membekingi kelompok mata elang (matel) dalam kasus pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Brimob Polda Banten di Kota Serang.

Pernyataan itu disampaikan setelah muncul dugaan keterlibatan seorang anggota TNI dalam insiden yang melibatkan kelompok debt collector tersebut.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin Abdillah menegaskan, TNI tidak memberi ruang bagi prajurit yang terlibat aktivitas ilegal, termasuk menjadi pelindung kelompok debt collector.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila anggota itu terlibat dalam kegiatan ilegal seperti itu, tetap akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Mahmuddin, Kamis (4/6/2026).

Mahmuddin mengungkapkan, informasi awal yang diterima Kodam mengarah kepada seorang anggota TNI berpangkat kopral. Saat ini, Denpom III/4 Serang tengah memeriksa anggota tersebut untuk mendalami keterlibatannya dalam kasus itu.

Menurutnya, penyidik militer masih mengumpulkan fakta dan keterangan sehingga status hukum anggota tersebut belum dapat ditentukan.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, anggota TNI itu diduga datang ke lokasi setelah menerima panggilan dari rekannya yang bekerja sebagai mata elang atau debt collector.

Saat keributan pecah, anggota tersebut awalnya berupaya melerai. Namun, ketika situasi memanas, ia diduga ikut melakukan pemukulan.

“Informasi awalnya seperti itu. Kami masih melakukan penyidikan untuk mengetahui peran sebenarnya,” ujar Mahmuddin.

Meski kasus ini menyeret nama anggota TNI, Mahmuddin menegaskan hubungan TNI dan Polri di Banten tetap solid. Menurutnya, kedua institusi memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Katolik Sumut Menilai Herdianto Sitorus Layak Pimpin Golkar Sumut

Sementara itu, Polda Banten terus mengembangkan penyidikan kasus pembacokan anggota Brimob tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan mengatakan, penyidik kembali menangkap dua tersangka baru sehingga total pelaku yang telah diamankan menjadi empat orang.

Polisi menduga para pelaku menjalankan peran berbeda-beda, mulai dari melempar batu, melakukan pengancaman, memeras korban, hingga berupaya merampas kendaraan milik anggota Brimob.

Dalam penggeledahan, penyidik menyita dua telepon seluler, dua unit Toyota Fortuner, dan surat tugas yang digunakan kelompok debt collector.

Penyidik juga menemukan dugaan penyalahgunaan kendaraan hasil penarikan. Kelompok debt collector diduga menggunakan dua unit Toyota Fortuner yang seharusnya diserahkan kepada perusahaan pembiayaan untuk operasional sehari-hari dengan pelat nomor palsu.

Kasus ini bermula pada Selasa (2/6/2026) malam di Jalan Raya Serang–Cilegon Kilometer 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Keributan pecah saat kelompok debt collector berupaya menarik kendaraan milik salah satu anggota Brimob. Cekcok kemudian berubah menjadi aksi pengeroyokan dan pembacokan.

Akibat serangan tersebut, Bripda Fajar Dwi mengalami luka bacok di kepala dan tangan. Sementara Bripda Ahmad Yani mengalami pendarahan pada hidung dan kaki serta dislokasi bahu kiri.(PILARFAKTA.ID YUDHA.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali kota pekanbaru dan Tim gabungan menertibkan kabel jaringan yang semrawut selama ini
Evaluasi Kecelakaan Tol Permai: Polisi Sebut Faktor Kelelahan Sering Diabaikan Sopir
WISUDA & PENTAS SENI SMPN 17 KOTA TANGERANG SELATAN
Bupati Humbahas Himbau Masyarakat Stop BABS Karena Berbahaya bagi Kesehatan
Bupati Humbahas: CU “Bahen Ma Nadenggan” Telah Memberikan Kontribusi Bagi Masyarakat
Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII Sambut Hari Bhayangkara ke-80G
Bola Panas “6 Sapi Daging Bergizi” Baznas Indramayu: Akuntabilitas Publik atau Upaya Cuci Tangan?
Siswi SD Kelas V di Sragen Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Pembunuhan Disertai Perampokan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:10 WIB

Wali kota pekanbaru dan Tim gabungan menertibkan kabel jaringan yang semrawut selama ini

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:00 WIB

Evaluasi Kecelakaan Tol Permai: Polisi Sebut Faktor Kelelahan Sering Diabaikan Sopir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:36 WIB

WISUDA & PENTAS SENI SMPN 17 KOTA TANGERANG SELATAN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:09 WIB

Bupati Humbahas: CU “Bahen Ma Nadenggan” Telah Memberikan Kontribusi Bagi Masyarakat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:03 WIB

Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII Sambut Hari Bhayangkara ke-80G

Berita Terbaru

Daerah

WISUDA & PENTAS SENI SMPN 17 KOTA TANGERANG SELATAN

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:36 WIB