Lima Daerah Jadi Fokus, RAPP Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Riau

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, pilarfakta.id – PT. RAPP menggelar kegiatan Diseminasi Praktik Baik dan Pembelajaran Implementasi SKPP serta Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting.

Kegiatan yang di gelar di Hotel Tjokro Pekanbaru, Kamis (30/4/2026) ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus evaluasi untuk memperkuat upaya penurunan stunting di daerah yang mereka intervensi.

Membuka kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa praktik baik yang dihasilkan harus memiliki indikator yang jelas dan terukur. Ia menegaskan bahwa dari 12 kabupaten/kota di Riau, terdapat lima daerah yang diintervensi oleh PT RAPP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pelaksanaannya, praktik baik tentu ada indikatornya. Dari 12 kabupaten/kota di Riau, RAPP mengintervensi lima daerah yaitu Pelalawan, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kontribusi masyarakat sebagai fondasi utama. Menurutnya, masyarakat merupakan tapak dalam filosofi piramida pembangunan yang menentukan kekuatan hasil akhir.

“Jika dalam filosofi piramida, masyarakat adalah tapaknya. Jika tapaknya kuat, sehat, dan sejahtera, dalam konteks pembangunan manusia, maka semua akan berjualan sesuang dengan fungsinya,” jelasnya.

Baca Juga:  Pelantikan SMSI Kabupaten Cirebon 2026–2029 Perkuat Media Siber Profesional dan Lawan Hoaks

Syahrial menekankan bahwa tujuan bernegara adalah untuk mensejahterakan masyarakat secara merata. Oleh karena itu, praktik baik yang mudah diterapkan perlu diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Riau.

Ia juga berharap keterlibatan pihak swasta dapat semakin ditingkatkan melalui kolaborasi yang lebih luas. Salah satunya dengan membentuk forum yang dapat mendorong perusahaan lain untuk ikut berkontribusi.

“Selaku Ketua TPPS (Tim Pencegahan Percepatan Stunting), saya berharap apa yang sudah dilakukan bisa diikuti oleh perusahaan lain. Buat forum untuk memotivasi, dan gandeng akademisi untuk pengembangannya,” katanya.

Ia menyebut beberapa wilayah yang memerlukan perhatian serius seperti Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi. Selain itu, sejumlah indikator spesifik juga belum mencapai target yang ditetapkan.

“Indikator yang masih perlu diperhatikan antara lain konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, pemberian ASI eksklusif, pemberian imunisasi lengkap, serta pemeriksaan kehamilan minimal enam kali,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa intervensi di lapangan harus terus diperkuat dan tidak berhenti pada tahap evaluasi semata. Upaya nyata seperti program orang tua asuh cegah stunting dinilai sudah menunjukkan hasil positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru