Masa depan Hancur!! Hasil Bumi Lahan Pemda Kuansing Dirampok Mafia Tambang

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuantan Singingi – Maraknya aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menjadi sorotan publik. Tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, praktik ini juga diduga telah merampok hasil bumi dari lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda) dengan nilai kerugian yang ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Lahan pemda yang seharusnya menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang dikelola oleh Bendahara Umum Daerah (BUD).  Yang juga seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah justru diduga dikuasai oleh mafia tambang.

Aktivitas penambangan berlangsung tanpa izin resmi, tanpa kontribusi terhadap kas daerah, serta tanpa tanggung jawab pemulihan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga yang ditemui menyebutkan bahwa aktivitas tersebut telah berlangsung cukup lama dan terkesan kebal hukum. Dalam keterangannya, warga tersebut sempat menyebut nama dengan inisial AD yang diduga berada di balik aksi mafia tambang di lahan pemda tersebut.

“Nama-nama itu sering disebut di lapangan. Tapi sejauh ini tidak pernah tersentuh hukum,” ujar warga tersebut.

Menurutnya, hasil bumi dari lahan pemda di ambil secara terbuka, sementara masyarakat sekitar hanya menanggung dampak kerusakan. Jika dihitung secara kasar, nilai material emas yang diambil diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, namun tidak memberikan manfaat apa pun bagi daerah.

Baca Juga:  Pemkab Humbang Hasundutan Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran di Doloksanggul

Warga lainnya juga menilai lemahnya pengawasan sebagai pintu masuk bagi praktik mafia tambang. Alat yang diperuntukan untuk Tambang bebas keluar masuk, jalan rusak, lingkungan tercemar, dan potensi konflik sosial semakin meningkat.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius: di mana peran pemerintah daerah dan aparat penegak hukum? Pembiaran terhadap pengelolaan lahan pemda secara ilegal bukan hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga mencederai keadilan sosial.

Jika praktik ini terus dibiarkan, kerugian yang timbul tidak hanya bersifat ekonomi. Kerusakan ekosistem, hilangnya aset daerah, dan menurunnya kepercayaan publik terhadap Pemerintah Daerah (PEMDA) menjadi ancaman nyata bagi masa depan Kuantan Singingi.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum didesak segera Tangkap Para Mafia Tambang Tersebut, audit pemanfaatan lahan pemda, serta penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan harus segera dilakukan. Pemda tidak boleh kalah oleh mafia tambang.

Jika tidak, maka yang dirampok bukan hanya hasil bumi, tetapi juga hak masyarakat dan masa depan Kabupaten Kuantan Singingi.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru