Masarakat meminta Bentrok Berdarah Antarkaryawan PT PAB dan PT SIS, di usut Tuntas Negara tidak boleh takut sama pereman

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau, pilarfakta.id – Bentrok berdarah kembali terjadi antarkaryawan PT Palma Agung Bertuah (PAB) dan PT Sinar Inti Sawit (SIS) pada lokasi kebun kelapa sawit di Jalan Lintas Raya Duri-Dumai, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Senin (22/12/2025) sore.

Bentrok untuk sekian kalinya ini diduga dipicu oleh penguasaan lahan yang disita oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di lokasi perkebunan PT Sinar Inti Sawit (SIS). Lokasinya di dua desa, yakni Desa Pamesi dan Bumbung Kecamatan Bhatin Solapan atau yang dikenal Duri13.

Dari informasi yang berhasil dirangkum  di lapangan dan juga vidio viral yang beredar, terlihat bentrok antara karyawan PT PAB  yang ingin masuk ke kawasan kebun PT SIS  diadang oleh belasan karyawan perusahaan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan pihak keamanan dari Polsek Mandau dan juga anggota TNI yang ikut meredam aksi bentrok, tak mampu mengawalnya. Karena jumlah massa kedua perusahaan tak seimbang dengan jumlah petugas keamanan yang ada di lapangan.

Alhasil bentrok fisik tak bisa dielakkan lagi. Bahkan satu orang karyawan dari PT PAB mengalami luka bacok di bagian jari tangan kanannya sampai putus. Bahkan massa yang terus bertindak beringas dan tak bisa menahan emosi dan merusak tiga unit mobil yang dimasukkan ke dalam kanal di lokasi bentrok.

Sedangkan di Desember 2025 sudah dua kali aksi bentrok terjadi. Baik melibatkan warga tempatan, yakni suku Sakai dengan pihak keamanan PT SIS di Jalan Lintas Raya Duri-Dumai, Kecamatan Bathin Solapan. Di mana seorang warga Sakai Duri 13 dari Kerapatan Adat Sakai, mengalami luka setelah diduga terlibat bentrok dengan karyawan PT SIS di dekat perkampungan Pemda, Kamis (4/12/2025) lalu.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Dusun Dodokan

Dalam aksi itu, warga sempat membakar ban di tengah jalan, untuk memblokir jalan agar perusahaan tidak mengeluarkan TBS kelapa sawit. Karena masyarakat menilai lahan tersebut sudah disita negara melalui Satgas PKH.

Bahkan aksi yang terjadi dari siang sampai sore antara kedua pihak membawa senjata kayu dan juga aksi lempar batu antara kedua belah pihak pun tak terelakkan. Meski dijaga pihak polisi, namun batu yang melayang ke arah massa mengenai kepala warga Sakai. Karena mengalami luka cukup serius dan bercucuran darah, akhir dilarikan ke puskesmas terdekat.

Andika Kenedi salah seorang tokoh pemuda Sakai yang dikonfirmasi Senin (22/12/2025) malam mengatakan, sangat menyayangkan adanya aksi bentrok yang terjadi berulang kali. Insiden berdarah kali ini  bermula saat karyawan perusahaan PT PAB akan masuk ke lokasi perkebunan yang disita Satgas PKH, tetap diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, sesuai keputusan negara atas lahan seluas 732 hektare di eks kebun PT SIS.

“Ya, kami masyarakat bersama negara berjuang agar TBS itu tidak lagi dirampok oleh pihak PT SIS. Kebun sudah disita negara, tetapi PT SIS masih bebas memanen. Ada apa sebenarnya,” tegas Andika.

Menurutnya, masyarakat Duri 13 menilai PT Agrinas terlalu lemah, sehingga tidak mampu bertindak tegas terhadap aktivitas PT SIS di lahan sitaan tersebut.

“Biar kami masyarakat yang turun tangan mengusir PT SIS dari wilayah Bathin Solapan, jika memang perusahaan itu membangkang dan melawan hukum tegas Andika .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pilarfakta.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi
Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*
Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*
Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari
Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak.
Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim dan Petani Tanam Bawang Putih Serentak*
Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Warga keluhkan Pelayanan Dukcapil Kota Pasuruan , Kuasa Hukum HZ Resmi Layangkan Surat Audiensi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:54 WIB

Wujudkan Swasembada, Wakapolri Pimpin Langsung Penanaman Perdana Bawang Putih Serentak*

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:48 WIB

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Percepat Swasembada Bawang Putih, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Serentak di Tlogosari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Ikuti Vidcon dan Laksanakan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak

Berita Terbaru